Portal Jatim

Dugaan Korupsi Dana BSPS Desa Dawuhan Suboh Sudah Ada titik Terang

23
×

Dugaan Korupsi Dana BSPS Desa Dawuhan Suboh Sudah Ada titik Terang

Sebarkan artikel ini
Dugaan Korupsi Dana BSPS Desa Dawuhan Suboh Sudah Ada titik Terang

SITUBONDO — Hasil Tim Investigasi Media dan Lembaga Bantuan Hukum Cahaya Keadilan Rakyat (LBH CAKRA) di desa Dawuhan Kecamatan Suboh mulai ada titik Terang temuan dugaan korupsi dana pemerintah untuk alokasi Bantuan Stimulan Perumahan swadaya (BSPS).

Dana BSPS tersebut merupakan Dana aspirasi dari  Anggota DPR RI yang mana di bawah sudah ada perantara atau broker, dan dugaan feedback atau semacam setoran kepada broker jika anggaran tersebut sudah cair.

Deddi, Pendamping Dana BSPS desa Dawuhan disinggung terkait Survei harga, Ia mengatakan kami sudah survei di beberapa toko Bangunan di Kecamatan Suboh, Untuk didesa Dawuhan belanjanya di Toko Kafa Abadi, Lebih jelasnya tanya ke Artoyo dan Iwan.

Artoyo, Ketua KPM (Kelompok Penerima Manfaat) Desa Dawuhan Kecamatan Suboh membenarkan dalam pengajuan Bantuan BSPS Melalui Perantara yang berinisial HH.

“Benar, untuk Pengajuan Dana BSPS melalui (HH), Untuk Feedback atau Setoran kami tidak tahu, yang penting dana tersebut cair dan kami hanya diminta untuk Pemenangan Partai saja”.Terang Artoyo.

Penerima manfaat hanya mendapatkan barang bukan uang, kami belanja di Toko Bangunan Kaffa Abadi desa Suboh sedangkan untuk Buku rekening Penerima ada di Toko Penyedia Barang dan Pendampingan, Lanjut Artoyo. Jumat (29/05/2023)

Ditempat dan waktu yang sama, Rendy atau Pemilik Toko Kaffa Abadi mengatakan Untuk Tokonya itu milik saya, dan toko itu sudah mulai tahun 2019 jadi semua bahan Bangunan bantuan BSPS, kami yang Suplay barang atau bahan Bangunan ke Penerima manfaat untuk Desa Dawuhan, dan toko saya ada di Jalan Arak-arak Desa Suboh sebelah timur dan sekarang masih dalam tahap Rehab.

Terkait Pengajuan Dana BSPS tahun 2023 yang merupakan Aspirasi DPR RI untuk Wilayah Barat kecamatan Suboh melalui Perantara yang berinisal (HH).

Awak Media Portal Indonesia mengkonfirmasi melalui WhatsApp, HH mengatakan iya mas, Pengajuan dana BSPS untuk Kecamatan Suboh melalui saya, sedangkan Setoran kalau sudah cair Tidak ada.

Menelusuri Toko Kafa Abadi Desa Suboh Tim Investigasi Media Portal Indonesia dan LBH CAKRA tidak menemukan toko sesuai alamat Petunjuk Rendy Pemilik Toko.

Disekitar Lokasi ada Warga yang tidak mau disebutkan nama mengatakan saya Asli sini mas, setahu saya tidak pernah ada toko yang namanya Kaffa Abadi yang ada hanya CV Kaffa Abadi atau Kontraktor saja, dan disini hanya selep Giling Padi yang namanya UD SUBOH MAKMUR Milik Pak Budi.

Abdul Azis, Tim Investigasi DPP LBH CAKRA mengatakan dalam Pelaksanaan dan Penggunaan Anggaran Bantuan Dana BSPS ini banyak kejanggalan, sangat disayangkan Pengawasan dari Pendamping/Fasilitator Lapangan, Korkab dan Dinas PUPR Kabupaten Situbondo kurang maksimal baik sebelum dan dan pelaksanaan bantuan BSPS ini, Kami menilai pelaksanaan Bantuan BSPS tidak sesuai dengan Juklak dan Juknisnya sehingga Penggunaan anggaran ini dibuat dan dijadikan Bancakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.(19/05/2023).

“Disinyalir penyalahgunaan pada anggaran dalam sistem memarap harga dan memaksa masyarakat untuk mengiyakan bahwa sudah terima barang. Namun bahan bangunan senilai itu tidak diberi data berapa rincian atau kwitansi pembelian dari toko yang ditunjuk bahkan untuk Toko pensuplay Barang untuk di Desa Dawuhan diduga Toko Abal-abal. Tambah Azis

Kami sudah lengkapi bukti-bukti Indikasi dugaan Terjadi Tindak Pidana Korupsi dan untuk saksi bahwa bantuan dana BSPS ada setoran ke Perantara Siap menjadi saksi dan memberikan keterangan apabila dibutuhkan sehingga Kasus Dugaan Korupsi Dana BSPS ini akan kami bawa ke Aparat Penegak hukum (APH). Pungkas Azis