Portal DIY

DPRD Sleman Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda

1017
×

DPRD Sleman Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda

Sebarkan artikel ini
DPRD Sleman Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda
Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta tandatangani berita acara (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Melalui sidang paripurna di ruan g sidang DPRD Sleman, Rabu (27/12/2023), DPRD Kabupaten Sleman mengasahkan tiga raperda menjadi Perda. Yaitu Perda tentang fasilitasi pemberantasan narkotika, pendidikan karakter serta Perda tentang penyelenggaraan meteorologi.

Pengesahan tiga Raperda menjadi Perda tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Ketua DPRD Sleman haris Sugiharta.

Sidang paripurna penetapan tiga Perda tersebut diawali penyampaian laporan hasil rapat kerja dalam rangka sinkronisasi terhadap tiga Raperda tersebut.

Kemudian dilanjutkan dengan Permohonan Persetujuan DPRD, penandatanganan persetujuan bersama (MoU), serta penyampaian pendapat Akhir Bupati.

Wakil Ketua DPRD Sleman, Tri Nugroho, menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilakukan rapat kerja dalam rangka sinkronisasi atas tiga Raperda antara Bupati Sleman dengan DPRD Sleman pada hari Jumat (22/12/2023) lalu.

DPRD Sleman Sahkan Tiga Raperda Jadi Perda
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo tandatangani berita acara (Brd/Portal Indonesia)

Dalam rapat Jumat kemarin, seluruh fraksi sependapat dengan jawaban Bupati Sleman. Begitu sebaliknya, Bupati Sleman juga sependapat dengan jawaban DPRD Sleman.

“Namun, waktu itu ada beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti. Diantaranya, judul Raperda Pendidikan Karakter diubah menjadi Penguatan Pendidikan Karakter. Kemudian Raperda Penyelenggaraan Meteorologi diubah menjadi Penyelenggara Meteorologi Legal. Setelah Raperda ini ditetapkan agar Bupati Sleman berkoordinasi dengan Pertamina terkait Dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau CSR yang bersumber dari pengusaha SPBU yang ada di Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dalam pandangan akhirnya berharap melalui tiga Raperda yang telah disahkan menjadi Perda ini Pemkab Sleman dapat menyusun kebijakan-kebijakan yang semakin aspiratif berdasarkan kondisi atas permasalahan yang berkembang di masyarakat.

“Terima kasih atas kerja sama seluruh pihak, sehingga Raperda ini dapat diselesaikan,” kata Kustini. (Brd).