DPRD DIY Rampungkan 8 Raperda, Satunya tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

  • Bagikan
DPRD DIY Rampungkan 8 Raperda, Satunya tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan
Ketua Pansus Raperda Eko Suwanto (tengah) menjelaskan tentang Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Foto : Bambang S/Portal Indonesia)

YOGYAKARTA – Di penghujung tahun ini Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)  DPRD DIY telah menyelesaikan delapan rancangan peraturan daerah (Raperda). Dari delapan Raperda itu, enam di antaranya merupakan usulan DPRD DIY dan dua lainnya usulan Gubernur DIY.

“Dari enam Raperda yang merupakan prakarsa DPRD ini, semua berbasis pemberdayaan masyarakat,” kata Wakil Ketua Bapemperda DIY,  Aslam Ridlo, Rabu (22/12/2021).

Delapan Raperda itu tentang perlindungan,  pemberdayaan nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam. Raperda pengendalian penduduk,  Raperda penanggulangan Covid-19. Lalu Raperda tentang Pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaann, Raperda tentang pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi.Sedangkan dua Raperda usulan Pemda, yakni melaksanakan penghormatan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas serta perubahan kedua atas Perda Nomor 13/2011 tentang retribusi perizinan tertentu.

Enam Raperda inisiatif DPRD itu disebutkan sudah memasuki tahap finalisasi dan harmonisasi. Dan selanjutnya dijadwalkan pekan depan dimintakan fasilitasi ke Kemendagri. “Ini bagian dari tugas kami bahwa pada 2021 sudah melaksanakan sesuai rencana dan sesuai harapan. Seluruh mekanisme formal dan material tidak ada masalah,” ungkapnya.

Sementara Ketua Pansus Raperda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Eko Suwanto menilai pentingnya keberadaan  Raperda ini  mengingat masih adanya ancaman intoleransi, separatis, disharmonisasi dan korupsi,  baik di tingkat ASN  maupun di tengah masyarakat. Di beberapa kesempatan, disebutkan, Yogyakarta  dijadikan alas gerakan ingin menggantikan Pancasila. “Ini sungguh mengancam kehidupan berbangsa,” kata Eko.

Diharapkan pada awal 2022 Raperda ini sudah disahkan. “Sehingga pada awal tahun 2022  sudah punya  Perda Pendidikan Pancasila dan Wawasan kebangsaan.  Ini merupakan Perda yang pertama kali di Indonesia,” sebut Eko. (bams)

  • Bagikan
error: