Portal Jatim

Digelar di Kota Pasuruan, HLUN ke 27 Dihadiri Wagub Jatim Emil Dardak

12
×

Digelar di Kota Pasuruan, HLUN ke 27 Dihadiri Wagub Jatim Emil Dardak

Sebarkan artikel ini
Digelar di Kota Pasuruan, HLUN ke 27 Dihadiri Wagub Jatim Emil Dardak

PASURUAN — Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2023 yang ke 27 tahun, digelar di Kota Pasuruan bertempat di gedung Gradhika Bhakti Praja, jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, Senin (29/5) pagi.

Dengan mengusung tema Lansia terawat, Indonesia bermartabat, acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak beserta rombongan dari beberapa OPD Jatim terkait.

Turut hadir Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf dengan didampingi Wakilnya Adi Wibowo, dan jajaran Forkopimda lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak menyebutkan alasan HLUN digelar di Kota Pasuruan.

“Pertama Kota Pasuruan dipilih karena memang ada prestasi yang diraih baik oleh Pak Walikota juga oleh Karang Werdhanya, yang dibina oleh Pemkot Pasuruan”, kata Emil dihadapan wartawan Pasuruan, usai acara.

Juga dikatakan oleh Emil Dardak, bahwa masyarakat yang berusia lanjut juga memiliki perananan penting baik dalam hal membangun komunikasi dengan yang lebih muda maupun tentang menjaga kesehatan secara bersama-sama.

“Tentunya ini menjadi inspirasi bagi kita semua di Jawa Timur, bahwasanya mereka yang sudah memasuki kategori usia lanjut seyogyanya harus tetap menjadi bagian penting masyarakat kita”, ujarnya.

“Apa yang dilakukan di Kota Pasuruan seperti pemberdayaan masyarakatnya, kemudian mereka dilibatkan dalam kegiatan keseharian, ini adalah contoh-contoh dari prespektif bagaimana kita membina Lansia”, imbuh Emil Dardak.

Untuk memberikan perlindungan sosial bagi Lansia, dalam hal ini Pemprov Jatim melalui PKH Plus menyasar kurang lebih sebanyak 55 ribu Lansia yang tinggal di 25 kota dan kabupaten masuk dalam skala prioritas penanggulangan kemiskinan.

“Satu lagi apresiasi kami komitmen dari Pak Wali dan Bu Wali untuk Selantang (Sekolah Lansia Tangguh), jadi ini bagian dari bagaimana sebagai Lansia mereka bisa dapat referensi sebenarnya kehidupan berkualitas di usia yang lanjut bisa diraih”, ucap Wakil Gubernur Jawa Timur.

Sementara Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), pada momen yang sama juga mengungkapkan soal banyaknya Lansia yang produktif dan kreatif.

“Jadi ada ledakan Lansia dalam beberapa tahun terakhir ini, Bu Gubernur sama Pak Wagub telah bekerja sama dengan kabupaten/kota untuk bisa memfasilitasi dan memperdayakan para Lansia lewat berbagai program”, tutur Walikota Gus Ipul.

Banyak para Lansia melalui bimbingan pemerintah menurut Gus Ipul, masih bisa produktif dan berkarya bahkan di usia 80 keatas.

Yang artinya menurut Gus Ipul, bahwa Jawa Timur makin terlihat sejahtera salah satu ukuran yaitu meningkatnya angka harapan hidup.

“Daerah daerah dipacu oleh Bu Gubernur dan Pak Wagub ini, supaya juga membuat kreasi-kreasi dalam sebuah layanan. Untuk keperluan itu, kami terinspirasi dengan program BKKBN yang memberikan pendidikan kepada para Lansia Selantang”, ucapnya.

Terhitung baru 1 tahun berdiri sebuah Sekolah Lansia Tangguh (Selantang), tercatat sudah ada 160 Lansia Kota Pasuruan yang di Wisuda.

Diperkirakan untuk tahun 2023 ini, kurang lebih ada 500 Lansia lagi yang nantinya juga akan di Wisuda dalam Selantang dengan melibatkan sebanyak 60 Mentor melalui pendidikan TOT (Training Of Trainer)

“Yang penting Lansia ini sehat, sering periksa, produktif dan rajin berolahraga dan makan-makanan sehat seperti yang dibutuhkan. Terima kasih Kota Pasuruan diberikan kepercayaan”, pungkas Walikota Gus Ipul. (Eko/Ghana)