Di Pamekasan, Disabilitas Ini Sulap Pemakaman Jungcangcang Jadi Taman

Di Pamekasan, Disabilitas Ini Sulap Pemakaman Jungcangcang Jadi Taman
Bapak Slamet saat menunjukkan kaki palsunya yang sudah rusak.

PAMEKASAN. portal-indonesia.com – Keterbatasan fisik yang derita Bapak Slamet semenjak lahir tidak menjadikannya sebagai alasan untuk berpangku tangan dan menjadi beban bagi warga sekitar Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Bermodalkan keahliannya dalam melukis dan menata taman pria paruh baya ini berhasil menyulap pekarangan disekitar pemakaman umum yang berada dibelakang Lapas Kelas II A Pamekasan menjadi taman unik yang asri bahkan layak menjadi tempat wisata religi.

Karya Bapak Slamet itupun mempunyai daya tarik tersendiri bahkan banyak menghiasi dinding-dinding tepi jalan dan pos kamling kelurahan Jungcangcang hingga tampak indah dan fresh ketika Berjalan melewati jalur tersebut.

Namun dibalik semua itu, kehidupan Bapak Slamet sungguh memilukan, Di mana di sisa hidupnya di habiskan seorang diri dengan sebatangkara tempat tinggalpun tidak punya.

Bahkan, Pria penyandang disabilitas ini setahun terakhir ini harus tidur di saung dekat makam. kadang kalau turun hujan dia tidak bisa tidur karena tempat tidurnya basah kehujanan.

Saat di mintai keteranganya pak Slamet membenarkan bahwa hidupnya memang sebatang kara. Tidurnya memang di makam karna tidak mempunyai tempat tinggal.

“Alhamdulillah, oleh warga sekitar saya diijinkan tinggal sementara saya belum punya tempat tinggal”, jelasnya sedih.

Slamet juga berkata alasan kenapa dia melukis di sekitar area pemakaman agar karya bisa bermanfaat bagi orang banyak

“Saya melukis dan menata pekarangan ini mas supaya karya saya berguna, dan siapa tau ada yang melihat dan tertarik kemudian menyuruh saya untuk melukis ditempat mereka”, tuturnya.

Tinggalkan Balasan

error: