Portal DIY

Dewan Harapkan Libur Lebaran di DIY Nihil Kecelakaan

390
×

Dewan Harapkan Libur Lebaran di DIY Nihil Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Dewan Harapkan Libur Lebaran di DIY Nihil Kecelakaan
Ketua Komisi B DPRD DIY Andriana Wulandari (kiri) memberikan keterangan kepada awak media (Portal Indonesia/Bambang S)

YOGYAKARTA – Ketua Komisi B DPRD DIY Andriana Wulandari mendorong pemda setempat beserta aparat yang bertugas selama masa lebaran nanti untuk meningkatkan mitigasi. Titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan hendaknya diprioritaskan untuk diperhatikan.

“Tahun ini harus ada target mudik dan liburan lebaran di DIY nihil kecelakaan,” pinta Ndari, sapaan politisi PDIP itu kepada awak media di kantor kerjanya, Sabtu (6/4/2024).

Ia mengamati sepekan jelang Hari Raya Idul Fitri, sudah terasa ada peningkatan arus lalu lintas menuju DIY. “Cukup banyak kendaraan bernomor luar daerah masuk wilayah Yogayakarta,” sebutnya.

Suasana mudik lebaran nanti selain momentum untuk silaturahmi sekaligus juga akan menaikan kunjungan wisata di DIY. Diproyeksikan ada jutaan pemudik masuk di daerah tersebut. Jumlah itu diperkirakan bakal meningkat dengan adanya kunjungan wisatawan libur lebaran di berbagai destinasi wisata di DIY.

“Peningkatan mobilitas ini sudah seharusnya dikelola dengan baik sehingga semua lancar, aman dan menyenangkan,” harapnya.

Menurutnya dalam masa lebaran ini pentingnya kesiapsiagaan berbagai instansi, khususnya dishub, TNI/Polri, Satpol PP dan OPD terkait lainnya, termasuk para relawan. Untuk itu intensitas koordinasi antarinstansi sangat diperlukan. Para petugas atau aparat keamanan diharapkan secara nyata ada di lapangan untuk memantau dan mengatur lalu lintas. Sehingga proses mudik berjalan lancar. “Lengkapi rambu-rambu lalu lintas, termasuk penerangan jalan, khususnya pada zona-zona rawan kecelakaan,” katanya.

Di sisi lain, sektor pariwisata akan mendapat berkah dari libur lebaran tersebut. Untuk itulah pelaku sektor pariwisata hendaknya menjaga citra positif wisata DIY. Sikap ramah perlu dikedepankan, dan tidak boleh ada kasus ‘nuthuk’ harga.

“Tantangan yang perlu diantisipasi adalah kemacetan lalu lintas dan soal kebersihan pada berbagai destinasi wisata, khususnya pada wisata pantai”.

Melonjaknya jumlah wisatawan, khususnya wisata pantai hendaknya tidak membuat lengah petugas untuk memastikan keamanan dan keselamatan bagi pengunjung. Karenanya petugas pada setiap destinasi wisata supaya selalu siap siaga dan terus mengingatkan pengunjung untuk memastikan keselamatan dalam berwisata. (bams)