Demo Forum Kades Berbuntut, LSM, Ormas dan Wartawan Geram, Berikut Ini Penyebabnya

  • Bagikan
Demo Forum Kades Berbuntut, LSM, Ormas dan Wartawan Geram, Berikut Ini Penyebabnya
Gabungan Koalisi LSM, Ormas, dan Wartawan saat berunjuk rasa di Bundaran Air Mancur Palembang, Senin (03/01/2022)

PALEMBANG – Permintaan sejumlah kepala desa (Kades) saat menggelar aksi demo di depan Kantor Pemda Kabupaten Kabupaten OKU (Ogan Komring Ulu) beberapa hari lalu telah membuat geram masyarakat yang tergabung dalam sejumlah LSM, Ormas, serta wartawan dari sejumlah media.

Informasi terhimpun portal-indonesia.com, bahwa sejumlah kepala desa yang menggelar demo itu mengatasnamakan Forum Kades sekabupaten OKU. Ketika menggelar demo, Forum Kades itu meminta agar LSM dan Wartawan dibubarkan.

Tak ayal, hal itu membuat geram hingga akhirnya masyarakat yang tergabung dalam koalisi LSM, Ormas, serta Wartawan menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Air Mancur Palembang, Senin (03/01/2022)

Terpantau, massa aksi yang tergabung dalam koalisi LSM dan Ormas dan Wartawan berjumlah ratusan orang itu membawa sejumlah spanduk, dan personel dari kepolisian setempat juga tampak di lokasi.

Demo Forum Kades Berbuntut, LSM, Ormas dan Wartawan Geram, Berikut Ini Penyebabnya

Diantara spanduk yang dibentangkan saat unjuk rasa berlangsung, salah satunya tampak bertuliskan “LSM dan MEDIA BERSATU ….”

Dalam unjuk rasa itu, tampak koordinator aksi, Deslefri, berorasi dengan dengan suara keras dan lantang.

“Aksi ini adalah sebagai antipati terhadap gerakan Forum Kades Kabupaten Ogan Komering Ulu yang melakukan aksi untuk mendesak pembubaran LSM, Ormas dan Wartawan”, kata Deslefri selaku koordinator aksi dari gabungan koalisi LSM, Ormas dan Wartawan.

Massa aksi yang tergabung dalam koalisi LSM, Ormas dan Wartawan menilai kepala desa yang mengatasnamakan Forum Kades sekabupaten OKU itu telah melanggar Maklumat Kapolri dan melanggar Prokes yang telah diumumkan.

Terkait hal tersebut, gabungan koalisi LSM, Ormas dan Wartawan telah mengirimkan surat kepada Kapolda Provinsi Sumatera Selatan untuk mendesak Kapolres OKU agar segera memanggil oknum koordinator aksi dan koordinator lapangan aksi demo yang mengatasnamakan Forum Kades itu.

Untuk itu, lanjut Deslefri, pelanggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum Kades yang mengatasnamakan Forum Kades sekabupaten OKU agar segera ditindak lanjuti oleh pihak Polres OKU.

“Jika pihak Polres OKU tidak melakukan pemanggilan terhadap koordinator aksi dan koordinator lapangan itu, maka marwah Maklumat Kapolri tentunya akan dikangkangi oleh semua lapisan masyarakat” tandasnya.

“Kami sangat berharap tindak tegas Polres OKU untuk memberikan efek jera terhadap pelanggar Maklumat Kapolri”,kata Deslefri mengakhiri dengan sebuah ucapan harapan.

Sementara Charma Ketua Umum (Ketum) Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) meminta kepada BNN (Badan Narkotika Nasional) Provinsi Sumsel untuk mengadakan tes urine terhadap para oknum kades di Kabupaten OKU yang telah melakukan aksi demo tersebut.

“Kami meminta kepada BNN Sumsel untuk segera tes urine terhadap oknum-oknum Kades yang berada di kabupaten OKU”,tandasnya.(HS)

  • Bagikan
error: