Cintai Kebudayaan, Ketua DPRD Kota Malang Siap Jadi Pembina Dan Pengurus Cangkrukan Ngaji Budaya

Cintai Kebudayaan, Ketua DPRD Kota Malang Siap Jadi Pembina Dan Pengurus Cangkrukan Ngaji Budaya
Suasana santai saat I Made Riandiana Kartika, SE saat temui pengurus Cangkrukan Ngaji Budaya.

KOTA MALANG – Setelah berhasil menemui Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH, MH (Wabup Malang) dan Dr. Sri Untari Bisowarno, M. AP. Para pengurus Cangkrukan Ngaji Budaya kembali bertemu salah satu pejabat Kota Malang, dan yang ditemui adalah Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, SE. Pertemuan sendiri dilangsungkan di rumh dinas Ketua DPRD Kota Malang. Rabu (13/04/2022)

Dari pantauan portal-indonesia.com dalam pertemuan kelompok Cangkrukan Ngaji Budaya diwakili oleh sekitar 15 orang pengurus. Suasana santai dan penuh ke akraban tampak selama pertemuan, seperti tanpa ada sekat antara pengurus dan ketua DPRD Kota Malang.

I Made Rian menuturkan ” saya sangat mengapresiasi di kota ini telah lahir kelompok Cangkrukan Ngaji Budaya yang saya pantau kegiatannya sangat bisa menginspirasi bagi masyarakat untuk bisa kembali mengenal, mencintai serta melestarikan kebudayaan asli Indonesia khususnya budaya Malangan. Selain itu di kelompok ini anggotanya juga terdiri dari berbagai agama dan kepercayaan sehingga otomatis tercipta toleransi antar agama, jadi sangat pas dengan kondisi dimana toleransi antar agama di negara ini sedang di goyang.”

” Ketika saya diminta menjadi pembina kelompok Cangkrukan Ngaji Budaya, saya langsung menyanggupi bahkan saya katakan menjadi pengurus pun saya siap. Karena saya di lahirkan dan dibesarkan di Pulau Bali yang dikenal masyarakatnya masih memegang teguh budaya leluhur. Saya sendiri sangat menyukai kebudayaan.”

” Sebagai Ketua DPRD Kota Malang, saya ingin Cangkrukan Ngaji Budaya ini kegiatannya juga bisa digelar rutin di gedung DPRD Kota Malang, entah itu sebulan sekali atau dua bulan sekali dan terbuka untuk umum. Dengan harapan masyarakat bisa bergairah lagi untuk mengenal dan melestarikan budaya asli Malangan. Harapan luasnya dengan anggota Cangkrukan Ngaji Budaya yang berlainan agama dan kepercayaan ini mampu untuk terus menjaga kehidupan bertoleransi dan menghindarkan dari pengaruh kelompok yang akan memecah belah agama satu dengan agama yang lainnya. Pungkas pria yang dikenal akrab dengan semua elemen masyarakat ini. (Junaedi)

error: