Portal DIY

Bupati Sleman : Gerakan Peduli Terhadap Sesama Harus Ditingkatkan

7
×

Bupati Sleman : Gerakan Peduli Terhadap Sesama Harus Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Bupati Sleman : Gerakan Peduli Terhadap Sesama Harus Ditingkatkan
Penyaluran bantuan (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN  – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Kustini Sri Purnomo meminta seluruh warga Sleman meningkatkan gerakan kepedulian terhadap sesama.

Selain untuk meningkatkan jalinan persaudaraan, gerakan peduli terhadap sesama tersebut juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo ketika menghadiri kegiatan pengajian dan bhakti sosial Ramadhan yang diselenggarakan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kalurahan Nogotirto di Gedung Serbaguna, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Minggu (9/4/2023).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan bahwa dirinya mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang bersifat solidaritas seperti yang dilaksanakan oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah Nogotirto ini. Sebab, Bhaktoi sosial tersebut, selain sebagai sarana untuk mempererat hubungan sosial antar sesama, juga meringankan beban warga yang kurang mampu perekonomianya.

Bupati Sleman : Gerakan Peduli Terhadap Sesama Harus Ditingkatkan
Pengajian di Nogotirto Sleman

Menurutnya, kegiatan bhakti sosial yang diselenggarakan PRA Nogotirto merupakan wujud kepedulian sebagai upaya bersama dalam memajukan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Sleman. Sehingga kegiatan seperti ini perlu dicontoh oleh kelompok masyarakat yang lain.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan sumbangan positif apapun bentuknya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman,” katanya.

Adapun bakti sosial yang diselenggarakan oleh PRA Nogotirto ini, berupa pemberian 600 paket sembako, masing-masing senilai Rp100.000/ paket. Namun untuk mendapatkan bantuan sembako tersebut, setiap penerima bantuan diminta menukar uang Rp 10.000/ paket.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, juga disediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. (Brd)