Peristiwa Daerah

Bupati Purworejo Bersama BSSN Usulkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Mayjen dr. Roebiono Kertopati

76
×

Bupati Purworejo Bersama BSSN Usulkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Mayjen dr. Roebiono Kertopati

Sebarkan artikel ini
Bupati Purworejo Bersama BSSN Usulkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Mayjen dr. Roebiono Kertopati
Bupati Purworejo ( tengah) bersama kepala dinas Kominfo Purworejo foto bersama dengan putu jayan Danu putra

PURWOREJO — Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti, S.H, turut hadir dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan untuk mengusulkan gelar Pahlawan Nasional bagi Mayjen dr Roebiono Kertopati di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo pada Selasa (20/02/2024).

Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Purworejo menerima sertifikat ISO/IEC 27001:22 Information Security Management System dari BSSN, serta buku “Berani Tidak Dikenal” yang diserahkan langsung oleh Wakil Kepala BSSN, Komjen Pol Drs Putu Jayan Danu Putra. Dalam pidatonya, Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, S.H memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Seminar Nasional sebagai upaya untuk mengusulkan gelar Pahlawan Nasional bagi Mayjen TNI dr. Reobiono Kertopati. Beliau menyatakan bahwa seminar ini akan memberikan pemahaman yang lebih luas tentang sosok Mayjen TNI dr. Reobiono Kertopati kepada masyarakat Purworejo.

Bupati juga menegaskan bahwa latar belakang, dedikasi, dan prestasi yang telah ditunjukkan oleh Mayjen TNI dr Roebiono Kertopati sangatlah layak untuk diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Pemerintah Kabupaten Purworejo mendukung dan siap untuk ikut serta dalam proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi Mayjen dr Roebiono Kertopati,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BSSN, Komjen Pol Drs Putu Jayan Danu Putra, menjelaskan bahwa forum kegiatan akademisi ini bertujuan untuk memperkenalkan sosok Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati yang telah berdedikasi sebagai tim dokter kepresidenan dan dalam bidang persandian di Indonesia. Beliau merupakan putra terbaik Purworejo dan Indonesia, sehingga BSSN berinisiatif untuk memperjuangkan pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi beliau.

“Kami berharap Bupati Purworejo dapat mengajukan dan memberikan nama tempat bersejarah di Kabupaten Purworejo dengan nama Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati agar masyarakat dan generasi muda Purworejo dapat mengenal peran penting beliau dalam membangun Indonesia.

Kami berharap Mayjen TNI dr. Roebiono Kertopati dapat ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada peringatan Hari Pahlawan yang ke-78,” tutur Drs Putu Jayan Danu Putra.

Peserta seminar, Nayla, dari Forum Komunikasi Anak Kabupaten Purworejo (Forkare), menyambut positif kegiatan Seminar Nasional ini dan menyatakan bahwa hal tersebut dapat menumbuhkan rasa patriotisme di kalangan remaja sebagai generasi penerus bangsa.

“Ini merupakan kesempatan besar bagi kami untuk belajar nilai-nilai kepahlawanan dan perjuangan serta berkomitmen untuk negara. Yang lebih penting, kami terlibat langsung dalam proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional dari Purworejo,” ucapnya.

Acara seminar dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk dinas terkait, akademisi, sejarawan, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta siswa-siswi SMA/SMK. Terdapat enam narasumber pada acara tersebut, antara lain Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Jakarta, Letjen TNI Dr dr Albertus Budi Sulistya, Sp THT-KL MARS, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN Dr. Sulistyo SSi MSi, Kepala Pusat Perhubungan Angkatan Darat Mayjen TNI Iroth Sonny Edhie, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Tahta Suci Vatikan periode 2012-2016, Yang Mulia Budiarman Bahar, Kepala Dinas Sandi Badan Intelijen Strategis TNI Brigjen TNI Supardjo, serta Ketua Departemen Bahasa dan Sastra Fakultas Ilmu Budaya UGM, Dr Sudibyo MHum.

Turut hadir juga ketua tim pengajuan gelar Pahlawan Nasional, Brigjen TNI Berty Sumakud SH MH, Kepala Dinkominfostasandi Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, Kepala Dinsosdaldukkb Ahmad Jaenudin SIP MM, dan sejumlah perwakilan OPD terkait.