Portal Jateng

Bupati Blora Komitmen Akan Lanjutkan Pembangunan Jalan Kunduran-Botoreco-Doplang

10
×

Bupati Blora Komitmen Akan Lanjutkan Pembangunan Jalan Kunduran-Botoreco-Doplang

Sebarkan artikel ini
Bupati Blora Komitmen Akan Lanjutkan Pembangunan Jalan Kunduran-Botoreco-Doplang
Bupati Blora saat menghadiri sholawat di Botoreco

BLORA – Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si berkomitmen akan terus melanjutkan pembangunan sejumlah ruas jalan kabupaten yang dinilai strategis. Hal itu untuk mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat.

Dia mengemukakan, setelah ruas jalan dari Kunduran sampai ke Desa Botoreco sudah selesai dibangun, kedepannya akses jalan dari Desa Botoreco menuju Doplang, Kecamatan Jati akan dilanjutkan pembangunanya.

”Semoga tahun depan (2024) bisa selesai semua. Tadi dari Kunduran sampai Botoreco sudah halus, begitu masuk hutan menuju Nglencong arah Doplang ini masih rusak gronjal- gronjal. Karena terkait infrastruktur jalan di Blora ini masih banyak yang perlu diperbaiki, mohon bersabar pembangunan terus akan kita lakukan,” terang Bupati saat menghadiri acara sholawat bersama Habib Syafii Alaydrus di Dukuh Nglencong, Desa Botoreco, Kunduran (3/5/2023)

Bupati Arief mengungkapkan, bahwa pembangunan jalan dari Botoreco-Doplang direncanakan akan dilakukan hingga tahun depan. Pihaknya juga berharap pada tahun 2024 akses jalan Botoreco-Doplang bisa selesai dilakukan pembangunanya. “Mohon doanya nggih bapak ibu, agar pembangunan infrastruktur jalan di Blora ini bisa lancar,’ tambahnya

Tak hanya ruas jalan kabupaten, lanjut Bupati, sejumlah jalan provinsi yang ada di Kabupaten Blora juga akan terus didorong untuk dilakukan perbaikannya dengan melakukan koordinasi dengan Pemprov Jateng. Termasuk untuk jalan yang menjadi kewenangan pusat, juga akan dikoordinasikan.

Dikatakan pula, selain pembangunan infrastruktur jalan, Pemerintah Kabupaten Blora juga terus memperhatikan sektor-sektor lainnya seperti kesehatan, pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, pembangunan ekonomi daerah melalui ekonomi kerakyatan, UMKM dan ekonomi kreatif lainnya. Termasuk penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting. (*/Ulin)