Hukum & KriminalPortal Jatim

Biadab ! Pengasuh aniaya Balita di Sidoarjo hingga tewas

16
×

Biadab ! Pengasuh aniaya Balita di Sidoarjo hingga tewas

Sebarkan artikel ini
Biadab ! Pengasuh aniaya Balita di Sidoarjo hingga tewas
Press release ungkap kasus pembunuhan Balita di Masangan Kulon Sukodono

SIDOARJO — Nasib tragis dialami Balita F berusia 3 tahun di Masangan kulon Sukodono meninggal dunia dengan luka lebam di bagian tubuhnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro did dalam press release di Mapolresta Sidoarjo mengatakan ” pelaku pembunuhan Balita malang
Ini tidak lain pengasuhnya sendiri yakni pasangan suami istri ( pasutri ) BS ( 48 ) yang berprofesi sebagai penjual bakso asal menanggal Kecamatan Gayungan Surabaya , dan SI ( 43) asal Sambikerep Kota Surabaya atau kostdi Ds. Masangan Kulon Rt. 04 Rw. 02 Kecamatan Sukodono” jelasnya. Rabu (31/05/2023)

” Awal kejadian Minggu tanggal 28 Mei 2023 sekira jam 23.00 wib Polsek Sukodono Polresta Sidoarjo telah
menerima laporan dari masyarakat terkait dengan telah meninggalnya seorang anak balita yang diduga tidak wajar di Desa Masangan Kulon Rt.04 Rw.
02 Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo yang selama ini diketahui tinggal ditempat kost bersama dengan
pengasuhnya yaitu B.S ” urainya.

Selanjutnya Reskrim Polsek Sukodono
melakukan Olah TKP dan pemeriksaan para saksi dan terlihat secara fisik terhadap mayat korban ditemukan banyak luka memar kemudian mayat korban dilakukan Otopsi di RS Bhayangkara Pusdik Porong dengan hasil resume korban meninggal dunia akibat kekerasan karena pukulan tangan dan benda Sebab kematian akibat
kekerasan tumpul kepala, perdarahan selaput laba-laba otak sehingga mati lemas.

Kusumo menambahkan ” ada akun “FELI AMIRA”yang mengirim pesan melalui
Mesengger terkait dirinya yang
akan menitipkan anaknya untuk
dilakukan pengasuhan dengan memberikan gaji 5 juta per bulan” imbuhnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku dijerat pasal 80 ayat (3) Jo. Pasal 17C UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23
Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Barang siapa Melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan mati. denda paling banyak Rp.3.000.000.000,-(tiga miliar rupiah).