Portal Sumsel

 Berikut Pengakuan Pecandu Sabu Usai ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Lubuklinggau

9
×

 Berikut Pengakuan Pecandu Sabu Usai ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Lubuklinggau

Sebarkan artikel ini
 Berikut Pengakuan Pecandu Sabu Usai ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU — Pengakuan mengejutkan disampaikan Dodi Yanto alias Adoi (32) yang ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Lubuklinggau.

Pasalnya, warga Dusun  I Desa Durian Remuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, tersebut ngaku 24 paket kecil dengan berat 4,70 gram itu untuk dikomsumsi sendiri.

“Rencana untuk Pakai sendiri, di durian remuk, supaya rajin Kerja,” kata Adoi, Jumat 14 April 2023, ketika dihadirkan dalam pres rilis.

Pelaku Premanisme di Depan Apotik Tridatu Lubuklinggau Pemain Lama! Ini Sejarahnya

Menurut Adoi, ia selalu mengkonsumsi sabu setiap hari. Bahkan, per hari bisa mencapai 3 kali, dan itu sudah rutin dilakukannya dalam beberapa waktu belakangan ini.

Sementara, 24 paket sabu yang dinawanya itu dibeli dari seseorang di daerah Padang Ulak Tanding (PUT), Bengkulu, dengan harga perpaket Rp50 ribu.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi didampingi Kasat Narkoba, AKP Hendrawan mengatakan tersangka Adoi terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Calon Pembeli Hyundai Stargazer Jadi Pikir Seribu Kali Setelah Tahu Hal Ini!

Pasalnya, Adoi dikenakan Pasal 12 ayat 1 junto 132 UUD RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, Adoi ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Lubuklinggau pada Senin 27 Maret 2023 sekira pukul 17.00 WIB.

Saat itu, tersangka diamankan dalam perjalanan pulang dari arah Rejang Lebong, tepatnya di Jalan Garuda, RT 04, Kelurahan Watas Lubuk Durian, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau. ****