Portal Jatim

Beri Wawasan Kebangsaan, Polresta Malang Kota Hadirkan Hj. Sinta Nuriyah Wahid

8
×

Beri Wawasan Kebangsaan, Polresta Malang Kota Hadirkan Hj. Sinta Nuriyah Wahid

Sebarkan artikel ini
Beri Wawasan Kebangsaan, Polresta Malang Kota Hadirkan Hj. Sinta Nuriyah Wahid
Kapolresta Malang Kota Kombes. Pol. Budi Hermanto, S.I.K, M.Si saat berikan sambutan di giat wawasan kebangsaan.

KOTA MALANG – Ada yang spesial di 13 hari Ramadhan 1444 H ini, Dr (HC). Hj. Sinta Nuriyah Wahid, M. Hum yang notabene istri dari Presiden RI ke-4 Dr. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) hadir di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota. Rabu (05/04/2023)

Wanita yang akrab disapa Bu Nyai Sinta Nuriyah ini hadir di Polresta Malang Kota untuk berikan Tausyiah Wawasan Kebangsaan dihadapan jajaran Polresta Malang Kota.

Scroll kebawah untuk lihat konten

Turut hadir dalam wawasan kebangsaan yang di gelar oleh Polresta Malang Kota yaitu Kapolresta Malang Kota Kombes. Pol. Budi Hermanto, S.I.K, M.Si, Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Toni Hermanto, MH, Ketua PWNU Jatim KH. Marzuki Mustamar, Walikota Malang Drs. H. Sutiaji, Ketua DPRD I Made Riandiana Kartika, SE, M.M, Dandim 0833 Letkol. Kav. Heru Wibowo Sofa.

Dalam wawasan kebangsaan Bu Nyai Sinta Nuriyah menyampaikan semangat pluralisme dan toleransi antar beragama yang sering Digaungkan oleh Almarhum KH. Abdurrahman Wahid harus diteruskan dan selalu dijaga.

” Pada bulan Ramadhan ini kita harus terus mengingat dan terus melaksanakan apa yang sudah diwariskan oleh KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)yaitu pluralisme dan toleransi antar umat beragama “.

Selain terkait pluralisme, Bu Nyai Sinta Nuriyah juga menyoroti bencana kemerosotan moral yang saat ini secara tidak kita sadari sedang melanda masyarakat bangsa ini.

” Alhamdulilah kita sudah bisa melalui bencana pandemi Covid-19, namun bencana alam masih kerap terjadi di negara ini. Yang paling berbahaya adalah bencana kemerosotan moral yang juga harus kita waspadai “.

Kemrosotan moral ini ditandai dengan maraknya kriminalitas yang terjadi di masyarakat dan saat ini yang banyak pula terjadi adalah Flexing yang dilakukan oleh pejabat dan keluarganya.

” Yang sangat disayangkan adalah aksi Flexing yang dilakukan oleh oknum pejabat dan keluarganya, dimana aksi tersebut sangat tidak sesuai dengan ajaran dalam Islam yang dimana semua mahluk itu sama posisi dan derajatnya dihadapan ALLAH SWT “. pungkas istri Presiden RI ke-4 ini.

Selain menggelar Wawasan Kebangsaan, dalam kesempatan itu juga ada santunan kepada puluhan anak yatim dan anak dari korban Insiden Kanjuruhan.

Kapolda Jatim Irjen. Pol. Toni Hermanto juga memberikan sebuah gambar Gus Dur berukuran besar yang dibuat dari batok kelapa. Yang menurut informasi gambar Gus Dur ini dibuat selama 6 bulan . (Junaedi)