OlahragaBerita Bola

Belanda vs Aljazair: Hadj Moussa Hancurkan Pesta Perpisahan Oranje Jelang Piala Dunia

×

Belanda vs Aljazair: Hadj Moussa Hancurkan Pesta Perpisahan Oranje Jelang Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
belanda vs aljazair
(foto:CNN Indonesia)

Belanda vs Aljazair menghadirkan kejutan besar dalam laga persahabatan internasional jelang Piala Dunia 2026. Bermain di Stadion De Kuip, Rotterdam, tim tamu Aljazair sukses mencuri kemenangan 1-0 berkat gol spektakuler Anis Hadj Moussa pada menit-menit akhir pertandingan. Kemenangan ini sekaligus menjadi hasil yang mengecewakan bagi Belanda yang menjadikan laga tersebut sebagai pertandingan perpisahan sebelum bertolak ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026.

Di atas kertas, Belanda lebih diunggulkan karena bermain di kandang dan memiliki skuad yang dipenuhi pemain top Eropa. Namun sepak bola kembali menunjukkan bahwa dominasi statistik tidak selalu berakhir dengan kemenangan.

Belanda Dominan, Tetapi Gagal Maksimalkan Peluang

Sejak menit pertama, Belanda langsung mengambil inisiatif serangan. Tim asuhan Ronald Koeman menguasai bola lebih banyak dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui Cody Gakpo, Donyell Malen, Tijjani Reijnders, dan Memphis Depay.

Bahkan pada babak pertama, Donyell Malen sempat membentur tiang gawang, sementara beberapa peluang lain berhasil digagalkan oleh kiper Aljazair, Luca Zidane, yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.

Meski terus menekan, Belanda gagal menemukan sentuhan akhir yang dibutuhkan untuk memecah kebuntuan. Kurangnya efektivitas di depan gawang menjadi masalah yang terus menghantui Oranje hingga pertandingan memasuki fase akhir.

Hadj Moussa Jadi Pembeda

Saat banyak pihak memperkirakan laga Belanda vs Aljazair akan berakhir imbang tanpa gol, Anis Hadj Moussa muncul sebagai pahlawan tim tamu.

Pemain Feyenoord tersebut masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan langsung memberikan dampak besar. Pada menit ke-86, Hadj Moussa menerima bola di sisi kanan serangan Aljazair sebelum bergerak ke dalam dan melepaskan tendangan kaki kiri yang meluncur deras ke sudut jauh gawang Belanda. Kiper Robin Roefs tidak mampu menjangkau bola tersebut.

Gol tersebut langsung membungkam sebagian besar pendukung tuan rumah yang memadati De Kuip.

Yang membuat momen ini semakin spesial adalah Hadj Moussa mencetak gol internasional pertamanya untuk Aljazair di stadion yang selama ini menjadi rumahnya bersama Feyenoord.

Gol Spektakuler yang Jadi Sorotan

Banyak media internasional menyebut gol Hadj Moussa sebagai salah satu gol terbaik dalam rangkaian laga uji coba internasional pekan ini.

Bukan hanya karena kualitas penyelesaiannya yang luar biasa, tetapi juga karena timing gol tersebut. Ketika Belanda sedang berusaha mencari kemenangan di depan pendukung sendiri, Hadj Moussa justru memanfaatkan satu momen untuk menghukum kelengahan pertahanan Oranje.

Gol itu juga menunjukkan kualitas pemain berusia 24 tahun tersebut yang sedang menikmati perkembangan pesat bersama Feyenoord. Dalam beberapa musim terakhir, Hadj Moussa mulai menjadi salah satu nama yang diperhitungkan dalam sepak bola Belanda maupun tim nasional Aljazair.

Virgil van Dijk Akui Belanda Kurang Tajam

Setelah pertandingan, kapten Belanda Virgil van Dijk tidak menyembunyikan rasa kecewanya.

Menurut bek Liverpool tersebut, Belanda seharusnya sudah unggul setidaknya dua gol sebelum Aljazair mencetak gol kemenangan. Ia menilai masalah terbesar timnya bukan pada organisasi permainan, melainkan ketajaman dalam memanfaatkan peluang.

Van Dijk juga mengingatkan bahwa Piala Dunia sudah semakin dekat dan timnya harus segera menemukan kembali sentuhan terbaik jika ingin bersaing di turnamen nanti.

Komentar tersebut cukup masuk akal mengingat Belanda sebenarnya tampil cukup dominan sepanjang pertandingan, tetapi gagal mengubah dominasi tersebut menjadi gol.

Aljazair Kirim Sinyal Bahaya Jelang Piala Dunia

Di sisi lain, kemenangan dalam laga Belanda vs Aljazair menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi tim Afrika Utara tersebut.

Aljazair tampil disiplin, bertahan dengan baik, dan mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan. Selain Hadj Moussa, performa Luca Zidane di bawah mistar juga mendapatkan banyak pujian karena beberapa kali melakukan penyelamatan penting.

Hasil ini menunjukkan bahwa Aljazair tidak datang ke Piala Dunia 2026 hanya sebagai pelengkap. Mereka memiliki sejumlah pemain berkualitas yang mampu membuat kejutan ketika menghadapi tim-tim besar.

Alarm untuk Belanda Sebelum Piala Dunia 2026

Kekalahan dalam laga Belanda vs Aljazair memang tidak memengaruhi posisi apa pun karena hanya berstatus pertandingan persahabatan. Namun hasil ini tetap menjadi alarm bagi Ronald Koeman dan skuad Oranje.

Belanda masih memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing di Piala Dunia 2026 dengan pemain seperti Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, Cody Gakpo, dan Tijjani Reijnders. Namun pertandingan melawan Aljazair memperlihatkan bahwa dominasi penguasaan bola saja tidak cukup untuk memenangkan pertandingan.

Sementara bagi Aljazair, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dengan negara-negara elite dunia. Dan berkat gol spektakuler Anis Hadj Moussa, laga Belanda vs Aljazair akan dikenang sebagai salah satu kejutan terbesar dalam rangkaian uji coba menjelang Piala Dunia 2026

Baca Berita Terkait Piala Dunia 2026 di Portal Indonesia 

Informasi resmi jadwal dan perkembangan Piala Dunia 2026

Kiblat Bola