Begini Cara Komunitas Hardtop dan Seniman Blitar Rayakan HUT Ke-76 RI

Begini Cara Komunitas Hardtop dan Seniman Blitar Rayakan HUT Ke-76 RI
Wabup Blitar Rahmat Santoso bersama Dandim 511 dan ketua komunitas Hardtop Blitar Raya Gus David.

BLITAR – Beragam cara atau ekspresi masyarakat Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Seperti seorang anggota komunitas hardtop Blitar yang merelakan kanvas mobilnya dilukis tema kemerdekaan kemudian dilelang.

Bertempat di Istana Gebang Jalan Sultan Agung, sebuah mobil hardtop tahun 1981 dipajang di teras depan. Mobil itu berbalut kanvas tebal berwarna coklat muda yang disiapkan untuk dilukis menggunakan cat acrylic dengan dominasi warna merah putih.

Mobil lawas itu merupakan koleksi Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono. Pemilik mobil merelakan kanvas mobilnya dijadikan media menyalurkan ekspresi komunitasnya dalam merayakan Hari Kemerdekaan ke-76 RI dengan cara yang berbeda.

“Jika dibandingkan perjuangan para pahlawan, gak ada apa-apanya kanvas ini dilukis. Apalagi nanti, hasil lukisan di kanvas mobil ini akan kami lelang untuk disumbangkan bagi pasien COVID-19,” kata Didin di depan media, Senin (17/8/2021).

Lelang ini, lanjut Didin, terbuka untuk umum. Namun diprioritaskan bagi anggota komunitas hardtop baik di Blitar maupun luar Kota Blitar. Menurut Didin, dengan kualitas lukisan karya pelukis asli Blitar, Sonny Yuliono, lukisan di kanvas ini akan dibuka lelang seharga Rp 25 juta.

“Lelang saya buka Rp 25 juta. Nanti berapapun hasil akhirnya, kami belanjakan untuk didistribusikan kepada pasien COVID-19 di Blitar Raya,” imbuhnya.

Begini Cara Komunitas Hardtop dan Seniman Blitar Rayakan HUT Ke-76 RI

Wabup Blitar, Rachmad Santoso yang didapuk sebagai Ketua Komunitas Hardtop Blitar, merasa tertarik dengan charity ini. Menurutnya, Ide aksi sosial ini patut diapresiasi karena mengusung konsep empati yang dimodifikasi dalam balutan karya seni.

“Ide ini sangat menarik dan patut ditiru oleh komunitas lainnya. Karena saat pandemi sekarang ini, kita perlu saling menguatkan satu sama lain, saling peduli, membantu dan berbagi. Saya minat tak beli sama mobilnya ini,” kata Rachmad sambil tersenyum.

Pelukis otodidak asli Blitar, Sonny Yuliono mengatakan, untuk menyelesaikan lukisan dengan menggunakan cat acrylic ini butuh waktu sekitar 15 jam.

“Ini nanti obyek lukisannya ada Supriyadi, Bung Karno, Candi Penataran. Yang ikonik dari Blitar pokoknya, backgroundnya merah putih,” pungkasnya.

Untuk diketahui, acara ini juga diramaikan dengan Mocopat oleh Ki Amang dari Pring Galih kota Blitar. Sementara untuk hasil lelang mobil tersebut akan terbit pada edisi selanjutnya dan kegiatan ini semoga bisa menjadi inspirasi para pemangku kekuasaan lainnya.

Reporter: Eko Hadi SRS

Tinggalkan Balasan

error: