Portal DIY

Atasi Melambungnya Harga Beras, TPID Sleman Gelar Program SEMAR MESEM

2139
×

Atasi Melambungnya Harga Beras, TPID Sleman Gelar Program SEMAR MESEM

Sebarkan artikel ini
Atasi Melambungnya Harga Beras, TPID Sleman Gelar Program SEMAR MESEM
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Rr Mae Rusmi Suryaningsih,MT (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Terus meningkatnya harga beras belakangan ini, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman terus bergerak dengan semboyan SEMBADA SETIAJI atau Sesarengan Nyembadani Semangat Njagi atau menjaga Inflasi.

Dengan semboyan tersebut, TPID Sleman akan melaksanakan stabilisasi harga melalui penyelenggaraan pasar murah bahan pangan di berbagai lokasi yang dikemas dengan nama “Sembako Murah Menyenengkan untuk seluruh masyarakat Sleman, atau SEMAR MESEM,” kata Ktua TPID Kabupaten Sleman, Rr. Mae Rusmi Suryaningsih, MT kepada wartawan di Sleman, Senin (19/2/2024)

Menurut Mae Rusmi yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, SEMAR MESEM tahap pertama akan dilaksanakan di 4 kapanewon dengan 8 komoditas. Yaitu beras premium, beras medium, beras SPHP, telur ayam, gula pasir, tepung terigu, tepung beras dan minyak goreng.

“Pasar murah SEMAR MESEM ini terbuka untuk umum dengan ketentuan pembeli harus ber-KTP Sleman. Satu orang pembeli hanya dapat menunjukkan satu KTP. Pembelian beras SPHP dibatasi maksimal 5kg per orang, pembelian beras non SPHP maksimal 10kg per orang, pembelian gula maksimal 2kg per orang dan pembelian telur maksimal 2kg per orang,” kata Mae.

Agenda pasar murah SEMAR MESEM akan dilaksanakan di lapangan Tirtoadi Kapanewon Mlati pada tanggal 21 Februari 2024, di lapangan TGP Margoluwih Seyegan pada tanggal 22 Februari 2024. Pasar murah di lapangan Donokerto Turi pada tanggal 26 Februari 2024 dan di lapangan Raden Ronggo Kalasan pada tanggal 27 Februari 2024.

Dengan penyelenggaraan pasar murah ini diharapkan dapat meringankan beban warga daklam mendapatkan bahan pangan. Selain itu, dengan pasar murah tersebut juga diharapkan dapat menurunkan harga beras di Sleman. (Brd)