Portal DIY

ASPD-BK Sleman Berjalan Lancar

9
×

ASPD-BK Sleman Berjalan Lancar

Sebarkan artikel ini
ASPD-BK Sleman Berjalan Lancar
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memantau ASPD-BK di SDN Denggung (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi sejumlah pejabat dinas terkait memantau pelaksanaan Assesmen Standardisasi Pendidikan Daerah Berbasis Komputer (ASPD-BK) jenjang pendidikan SD di Sleman, Rabu, (24/5/2023).

Dalam pantauan tersebut ada dua sekolah yg dikunjungi langsung. Yaitu SD Negeri Denggung dan SD Negeri 1 Sleman.

Dari hasi pantauan yang dilakukan , Bupati mengatakan bahwa proses ASPD-BK di Sleman secara umum berjalan lancar. Pada pelaksanaan hari ketiga ini, Bupati melihat para siswa telah memiliki kesiapan dalam menghadapi ujian. Di samping itu, kesiapan fasilitas baik dari komputer, listrik, maupun jaringan internet juga dalam keadaan baik.

“Saya melihat dari perkembangan anak-anak di SD Negeri Denggung dan SD Negeri 1 Sleman tampak siap dalam menghadapi standardisasi ini. Tujuan ujian ini diharapkan dapat mengembangkan potensi dari masing-masing anak. Selain itu ujian ini bukan sebagai acuan untuk menentukan kelulusan, tapi untuk meningkatkan kompetensi peserta didik,” kata Kustini.

Dengan pelaksanaan ASPD-BK, Bupati Kustini berharap dapat meningkatkan daya saing dari para siswa untuk meraih kesuksesan, dan memajukan mutu pendidikan di Kabupaten Sleman. Bupati mengatakan optimis bahwa pelajar Sleman adalah anak yang berkualitas dengan kemampuan dan bakatnya masing-masing.

ASPD-BK Sleman Berjalan Lancar

“Semoga anak-anak kita tetap sukses dalam memajukan mutu pendidikan di Kabupaten Sleman dan kita percaya diri anak-anak kita adalah anak yang berkualitas dengan potensinya masing-masing,” kata Kustini.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana, mengatakan, proses Assesmen Standardisasi Pendidikan Daerah Berbasis Komputer yang telah dilaksanakan sejak Senin (22/5/2023), berjalan dengan baik. Untuk jenjang Sekolah Dasar, terdapat 509 sekolah yang melaksanakan ujian, dengan jumlah peserta 14.989 siswa.

Ery menambahkan, di samping untuk meningkatkan kompetensi siswa, ASPD-BK dilaksanakan untuk mengendalikan kesenjangan antar bagian dalam sistem pendidian dan memantau perkembangan mutu pendidikan.

“Pelaksanaan sejak hari pertama hingga saat ini, semua berjalan lancar, begitu juga dengan kesiapan fasilitas pendukungnya. Kami juga sudah melakukan antisipasi seperti mengirim surat ke PLN untuk memastikan kesiapan listrik dan sekolah juga berjaga-jaga dengan mempersiapkan genset,” kata Ery.

Ery menambahkan, bagi siswa yang berhalangan hadir karena sakit atau kendala tertentu, diberi kesempatan untuk mengikuti ASPD-BK susulan pada tanggal 29-31 Mei 2023 mendatang. (Brd).