Portal Jatim

Aminurokhman Gelar Sosialisasi Konsensus 4 Pilar Kebangsaan di Probolinggo

12
×

Aminurokhman Gelar Sosialisasi Konsensus 4 Pilar Kebangsaan di Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Aminurokhman Gelar Sosialisasi Konsensus 4 Pilar Kebangsaan di Probolinggo

PORTALINDONESIA.COM – Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) Komisi II DPR-RI yang juga Anggota MPR RI, Aminurokhman, memberikan paparan saat kegiatan sosialisasi Konsensus 4 Pilar Kebangsaan yang diikuti oleh ratusan tokoh masyarakat dan pemuda Kabupaten Probolinggo.

Dalam kegiatan sosialisasi yang mengusung tema Aktualisasi 4 Pilar Kebangsaan Pada Generasi Penerus, Aminurokhman menjelaskan bahwa, program ini bertujuan sebagai penguat kebangsaan ditengah maraknya intoleransi/sikap acuh tak acuh dan hilangnya moralitas jiwa kepedulian dan tolong menolong pada generasi muda.

“Saya berharap tokoh masyarakat yang hadir pada hari ini dapat mengaktualisasi dan menumbuhkan Nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan baik untuk diri sendiri, lingkungan dan bermasyarakat luas” kata Aminurokhman dihadapan ratusan orang yang hadir dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (02/04/2023), di Bromo View.

Selain itu Aminurokhman menyampaikan bahwa sosialisasi ini juga bertujuan untuk merestorasi pikiran kita dan mengaktifkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika.

“Pada saat ini banyak nilai-nilai yang luhur hilang di tengah perkembangan zaman maka jangan sampai generasi penerus melupakan jati diri/ budaya bangsa yang santun, berakhlak dan berjiwa sosial,” tegasnya.

Tidak sampai disitu yang disampaikan Legislator asal Partai NasDem dari Dapil Jatim-2 (Pasuruan-Probolinggo) ini. Ia juga menyampaikan bahwa di bulan suci ini nilai-nilai Pancasila banyak tercermin, seperti bagaimana menghormati kaum muslimin yang sedang berpuasa, berbagi takjil, buka puasa bersama hingga pembagian makanan sahur. “Nilai yang tercermin inilah gambaran ketika kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang terdapat di semua sila, inilah yang saya katakan bulan Ramadhan gambaran kecil nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Menurutnya, adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat, kita dapat melihat secara langsung berbagai perkembangan baik dalam berbudaya, pendidikan dan kondisi perekonomian dunia. Bahkan, sangking mudahnya kita berselancar mencari perkembangan dunia sulit sekali membedakan berita yang akurat atau yang terkesan hoaks.

Oleh karena itu, mantan Walikota dua periode ini mengingatkan kepada para generasi muda agar dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan bijaksana dan harus dapat menyaringnya. “Apalagi pada bulan puasa ini kita diajarkan untuk tidak menggunjing dan menahan diri agar terhindar dari segala dosa,” imbuhnya.

Disamping itu, Aminurokhman menghimbau para kader 4 pilar agar mampu memahami dinamika dan menahan diri untuk tidak ikut arus menciptakan permusuhan dan rasa benci pada sesame, mengingat Pemilu sudah sangat dekat dimana berita saling serang hampir tiap hari terjadi di dunia medsos.

“Demokrasi adalah cara untuk mencapai mufakat bukan cara untuk saling menjatuhkan. Saya juga berpesan meskipun dengan dicabutnya PPKM oleh pemerintah, masyarakat juga harus tetap menjaga kesehatan agar tidak terjadi lagi pandemic covid atau timbul varian terbaru,“ pungkasnya (saichu)