Portal Sumsel

Advokasi Akselerasi PUG DPPPA Provinsi Sumsel, Upaya Meningkatkan Keadilan Gender di Lubuklinggau

499
×

Advokasi Akselerasi PUG DPPPA Provinsi Sumsel, Upaya Meningkatkan Keadilan Gender di Lubuklinggau

Sebarkan artikel ini
Advokasi Akselerasi PUG DPPPA Provinsi Sumsel, Upaya Meningkatkan Keadilan Gender di Lubuklinggau
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kahlan Bahar membuka Advokasi Akselerasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Selatan

LUBUKLINGGAU – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kahlan Bahar, membuka Advokasi Akselerasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Op Dayang Torek, Kantor Wali Kota Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, pada Selasa (20/02/2024).

Kahlan Bahar menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya advokasi akselerasi terhadap penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kota Lubuklinggau.

Advokasi ini dihadiri oleh sejumlah peserta dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Empat Lawang, yang mengikuti diskusi mengenai strategi PUG hingga persiapan untuk Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Kabid PUG dan PP DPPPA Provinsi Sumsel, Ihwan Mulyawan, menjelaskan bahwa PUG adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan manusia. Mulai dari kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, dan permasalahan perempuan dan laki-laki untuk memberdayakan keduanya mulai dari tahap perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi dari seluruh kebijakan, program, dan kegiatan di berbagai bidang kehidupan pembangunan nasional dan daerah.

Acara ini juga mencermati Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional dan Permendagri Nomor 67 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan PUG di Daerah, yang menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan PUG di daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga terkait dengan penilaian untuk Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan perempuan melalui strategi PUG. Hal ini menegaskan perlunya keterlibatan seluruh pihak, termasuk perencana, pelaksana pembangunan, dan pengambil kebijakan.

Diskusi dilanjutkan dengan pemaparan dari Titin Sumarni sebagai Kasi Pemberdayaan Ekonomi DPPPA Provinsi Sumsel dan Meta Dwi Lingga Sari dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumsel.