Portal Jatim

Adhy Karyono Tinjau Pasar Larangan, Harga Cabai dan Bawang Putih Naik Drastis

27
×

Adhy Karyono Tinjau Pasar Larangan, Harga Cabai dan Bawang Putih Naik Drastis

Sebarkan artikel ini
Adhy Karyono Tinjau Pasar Larangan, Harga Cabai dan Bawang Putih Naik Drastis
Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, melakukan tinjauan langsung di Pasar Larangan Sidoarjo

SIDOARJO — Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, melakukan tinjauan langsung di Pasar Larangan Sidoarjo pada Sabtu (17/02/2024).

Pada kesempatan tersebut, Adhy Karyono didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Andjar Surjadianto, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Fanshurullah Asa, Ketua BPKN RI Muhammad Mufti Mubarok, Kepala Kantor Wilayah IV KPPU Dendy R. Sutrisno, dan Pimpinan Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur Ermin Tora.

Selama kunjungannya ke Pasar Larangan Sidoarjo, Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga bahan pangan di pasar tersebut. Beberapa bahan pokok yang ditinjau termasuk beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, dan beberapa komoditas lainnya.

Setelah mengamati pasar, Pj. Gubernur Adhy Karyono menyampaikan bahwa rata-rata kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional berada dalam kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

Misalnya, harga bawang putih naik dari Rp 36 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit naik dari Rp 75 ribu per kilogram menjadi Rp 85 ribu per kilogram. Di sisi lain, harga bawang merah tetap stabil di Rp 33 ribu per kilogram.

Adhy Karyono juga menegaskan bahwa berbagai sektor terkait telah melakukan operasi pasar terpadu untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok.

Meskipun demikian, ia mengakui bahwa terdapat tantangan dalam menjaga ketersediaan dan kualitas stok khususnya untuk cabai rawit dan bawang putih selama musim hujan.

“Dalam upaya mengatur semua ini, kita sedang berusaha agar stok bahan pokok dapat diolah dan bertahan lebih lama,” ujar Adhy Karyono.