Malam ini, Kamis, 29 Januari 2026, Liga Champions Eropa kembali menghadirkan rangkaian pertandingan krusial yang berpotensi mengubah peta persaingan fase gugur. Sejumlah klub elite Eropa akan turun dengan tekanan berbeda-beda: ada yang mengincar kemenangan demi mengamankan posisi, ada pula yang bermain dengan beban wajib menang setelah hasil kurang maksimal di laga sebelumnya.
Atmosfer pertandingan kali ini tidak hanya soal kualitas teknis, tetapi juga soal kalkulasi risiko, manajemen tempo, dan efektivitas di momen-momen krusial. Inilah yang membuat prediksi skor malam ini tidak bisa dibaca secara hitam-putih.
Berikut jadwal lengkap beserta analisis mendalam setiap laga Liga Champions malam ini.
Jadwal Pertandingan Champions League – Kamis, 29 Januari 2026

| Waktu (WIB) | Pertandingan |
|---|---|
| 00.45 | Benfica vs Inter Milan |
| 00.45 | FC Porto vs RB Leipzig |
| 03.00 | Real Madrid vs Paris Saint-Germain |
| 03.00 | Manchester City vs Juventus |
| 03.00 | Bayern Munchen vs Atletico Madrid |
| 03.00 | Arsenal vs Napoli |
Benfica vs Inter Milan (00.45 WIB)
Prediksi skor: Benfica 1–1 Inter Milan
Benfica tampil cukup solid di kandang, terutama dengan pendekatan permainan yang lebih terstruktur dan disiplin di lini tengah. Mereka jarang memaksakan tempo tinggi sejak awal, lebih memilih mengontrol ritme dan memancing lawan keluar dari blok pertahanan.
Inter Milan datang dengan gaya yang lebih pragmatis. Dalam laga tandang besar, Inter cenderung:
bermain rapat di dua lini
mengandalkan transisi cepat
tidak mengambil risiko berlebihan di 20 menit pertama
Gol Benfica berpeluang datang dari situasi bola mati atau second ball di area kotak penalti, sementara Inter memiliki potensi besar menyamakan skor lewat serangan balik cepat. Setelah skor imbang tercipta, kedua tim cenderung menurunkan intensitas demi menjaga keseimbangan, membuat hasil seri menjadi skenario paling logis.
FC Porto vs RB Leipzig (00.45 WIB)
Prediksi skor: Porto 2–1 RB Leipzig
Porto dikenal sangat agresif saat bermain di kandang, terutama dalam 30 menit awal. Tekanan tinggi dan intensitas duel fisik menjadi senjata utama mereka, sesuatu yang kerap menyulitkan tim-tim Bundesliga.
RB Leipzig memiliki keunggulan transisi dan kecepatan sayap, namun sering kali:
kehilangan kontrol ketika ditekan terus-menerus
melakukan kesalahan posisi saat bertahan rendah
Porto berpotensi mencetak gol lebih dulu melalui tekanan beruntun, Leipzig membalas lewat serangan cepat, tetapi pengalaman Porto dalam mengelola tempo laga kandang memberi mereka keunggulan untuk mencetak gol penentu di babak kedua.
Real Madrid vs Paris Saint-Germain (03.00 WIB) 🔥 BIG MATCH
Prediksi skor: Real Madrid 2–1 PSG
Ini adalah laga dengan intensitas tertinggi malam ini. Real Madrid bermain dengan mentalitas berbeda ketika tampil di Liga Champions, terutama di Santiago Bernabéu. Mereka tidak selalu mendominasi penguasaan bola, tetapi sangat efisien dalam:
memaksimalkan celah kecil
menghukum kesalahan lawan
menjaga fokus di momen krusial
PSG memiliki kualitas individu luar biasa, namun dalam laga tandang besar mereka kerap:
kehilangan keseimbangan ketika ditekan balik
terlalu bergantung pada momen individual
Gol pertama Madrid kemungkinan datang dari fase transisi cepat atau situasi set-piece. PSG bisa menyamakan kedudukan lewat kualitas individual, namun pengalaman Madrid dalam mengunci permainan setelah unggul membuat mereka lebih berpeluang mencetak gol kedua di fase akhir laga.
Manchester City vs Juventus (03.00 WIB)
Prediksi skor: Manchester City 2–0 Juventus
Manchester City hampir selalu menguasai jalannya pertandingan di kandang, namun yang membuat mereka berbahaya adalah kesabaran dalam membongkar pertahanan rapat. Juventus kemungkinan besar akan bermain sangat defensif dengan blok rendah.
Masalah Juventus:
kesulitan keluar dari tekanan
minim progresi bola ke sepertiga akhir
City berpotensi mencetak gol pembuka melalui kombinasi umpan pendek di half-space. Setelah unggul, City tidak akan memaksakan tempo, tetapi tetap menjaga tekanan hingga gol kedua tercipta, kemungkinan di babak kedua saat Juventus mulai kelelahan.
Bayern Munchen vs Atletico Madrid (03.00 WIB) 🔥 BIG MATCH
Prediksi skor: Bayern Munchen 1–1 Atletico Madrid
Pertemuan dua filosofi berbeda. Bayern akan menekan sejak menit awal dengan intensitas tinggi, sementara Atletico Madrid sangat nyaman bermain tanpa bola.
Bayern sering menciptakan banyak peluang, tetapi:
efektivitas mereka menurun saat menghadapi blok rendah
terlalu agresif naik membuat ruang di belakang terbuka
Atletico berpeluang mencuri gol dari serangan balik atau bola mati. Bayern kemungkinan besar menyamakan skor lewat tekanan berkelanjutan, namun ketangguhan mental Atletico membuat laga ini sulit dimenangkan salah satu pihak.
Arsenal vs Napoli (03.00 WIB)
Prediksi skor: Arsenal 2–1 Napoli
Arsenal tampil lebih matang dibanding musim-musim sebelumnya, terutama dalam mengontrol tempo di kandang. Napoli tetap berbahaya dengan permainan vertikal cepat, namun lini belakang mereka sering kehilangan fokus saat ditekan intens.
Arsenal berpotensi unggul lebih dulu melalui permainan sayap dan cut-back ke kotak penalti. Napoli bisa membalas lewat transisi cepat, tetapi konsistensi Arsenal dalam mengelola momentum memberi mereka peluang mencetak gol penentu di babak kedua.
Pertandingan Paling Menentukan Malam Ini
Beberapa laga yang paling menentukan arah fase berikutnya:
Real Madrid vs PSG – duel mental dan pengalaman
Bayern Munchen vs Atletico Madrid – pertarungan filosofi sepak bola
Manchester City vs Juventus – ujian kesabaran vs pragmatisme
Malam Penentuan di Liga Champions
Champions League malam ini bukan sekadar soal siapa lebih dominan, tetapi siapa yang paling efisien membaca situasi pertandingan. Detail kecil seperti manajemen tempo, keputusan bertahan setelah unggul, dan ketenangan di menit akhir akan menjadi faktor pembeda.
Dengan banyak laga berjalan ketat dan penuh tekanan, kejutan tetap mungkin terjadi. Namun berdasarkan performa, konteks pertandingan, dan kecenderungan taktis masing-masing tim, prediksi di atas mencerminkan hasil paling realistis untuk malam penuh drama ini.














