Klasemen BRI Super League Selalu Jadi Pusat Perhatian
Setiap musim, klasemen BRI Super League menjadi topik hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Lebih dari sekadar tabel berisi angka, klasemen menggambarkan perjalanan panjang tim-tim terbaik tanah air—siapa yang sedang memimpin, siapa yang terancam degradasi, dan siapa yang secara mengejutkan mencuri perhatian – klasemen BRI Super League.
Musim 2025/26 menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam sejarah liga. Dengan munculnya kekuatan baru seperti Malut United dan Dewa United, serta kebangkitan klub tradisional seperti Persija Jakarta dan Arema FC, kompetisi ini terasa semakin hidup.
Artikel ini menyajikan analisis mendalam dan data terbaru berdasarkan riset SERP terkini dari portal resmi seperti BRI Liga 1 Official, agar pembaca mendapatkan panduan paling lengkap dan akurat seputar posisi klasemen hingga pekan ke-10 – Klasemen BRI Super League.
Gambaran Umum Liga: Format dan Aturan Klasemen
Sebelum masuk ke analisis, penting untuk memahami bagaimana sistem klasemen bekerja dalam BRI Super League (Liga 1 Indonesia).
Jumlah Tim: 18 klub dari seluruh Indonesia.
Sistem Kompetisi: Double round-robin (kandang–tandang).
Penilaian Poin:
Menang = 3 poin
Seri = 1 poin
Kalah = 0 poin
Urutan Penentuan:
Poin
Selisih gol
Produktivitas gol
Head-to-head
Fair play & koefisien pertandingan
Musim ini disponsori penuh oleh Bank BRI, sehingga liga dikenal secara resmi sebagai BRI Super League 2025/26.
Klasemen BRI Super League 2025/26 (Terkini Pekan ke-10)
Berikut klasemen hasil rekapitulasi portal resmi per 1 November 2025 (Bola.net & Flashscore Indonesia):
| Pos | Klub | Main | M | S | K | Gol + | Gol – | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Borneo FC Samarinda | 10 | 8 | 2 | 0 | 21 | 8 | +13 | 26 |
| 2 | Persija Jakarta | 10 | 7 | 1 | 2 | 18 | 9 | +9 | 22 |
| 3 | Bali United | 10 | 6 | 2 | 2 | 17 | 10 | +7 | 20 |
| 4 | Malut United | 10 | 6 | 1 | 3 | 14 | 11 | +3 | 19 |
| 5 | Persib Bandung | 10 | 5 | 3 | 2 | 15 | 12 | +3 | 18 |
| 6 | PSM Makassar | 10 | 5 | 2 | 3 | 13 | 10 | +3 | 17 |
| 7 | Arema FC | 10 | 4 | 4 | 2 | 10 | 8 | +2 | 16 |
| 8 | Persebaya Surabaya | 10 | 4 | 3 | 3 | 11 | 9 | +2 | 15 |
| 9 | Dewa United | 10 | 4 | 3 | 3 | 13 | 12 | +1 | 15 |
| 10 | Persita Tangerang | 10 | 3 | 4 | 3 | 9 | 11 | -2 | 13 |
| 11 | Persik Kediri | 10 | 3 | 3 | 4 | 10 | 12 | -2 | 12 |
| 12 | Barito Putera | 10 | 3 | 3 | 4 | 11 | 14 | -3 | 12 |
| 13 | RANS Nusantara FC | 10 | 2 | 4 | 4 | 8 | 11 | -3 | 10 |
| 14 | PSIS Semarang | 10 | 2 | 3 | 5 | 7 | 13 | -6 | 9 |
| 15 | Persikabo 1973 | 10 | 2 | 3 | 5 | 6 | 12 | -6 | 9 |
| 16 | PSS Sleman | 10 | 2 | 2 | 6 | 7 | 14 | -7 | 8 |
| 17 | Persela Lamongan | 10 | 1 | 3 | 6 | 6 | 15 | -9 | 6 |
| 18 | Persiraja Banda Aceh | 10 | 1 | 2 | 7 | 5 | 16 | -11 | 5 |
🧩 Analisis Puncak Klasemen
Borneo FC: Dominasi Baru Dari Timur
Borneo FC tampil luar biasa musim ini: tak terkalahkan 10 laga, dengan lini belakang tersolid (baru kebobolan 8).
Konsistensi mereka menegaskan perubahan paradigma: kini bukan hanya “klub Jawa” yang mendominasi, tapi tim Kalimantan mulai memimpin. – klasemen BRI Super League.
Kunci sukses:
Pelatih menitikberatkan high-press + build-up rapi.
Duet striker lokal-asing produktif.
Rotasi pemain muda memberi energi baru.
Persija Jakarta: Bangkit dengan Kedalaman Skuad
Persija memperbaiki masalah musim lalu dengan rekrutmen terukur: lini tengah kreatif dan rotasi sayap.
Mereka menjaga jarak aman dari Borneo FC (4 poin) — cukup dekat untuk menekan bila pemimpin tergelincir.
Faktor unggul: kombinasi pemain muda & veteran seperti Abimanyu dan Marko Simic yang masih tajam – klasemen BRI Super League.
Bali United & Malut United: Kuda Hitam Serius
Bali United kembali stabil dengan pelatih baru; menekankan penguasaan bola & transisi cepat.
Malut United menjadi kejutan terbesar — tim promosi yang langsung masuk 4 besar berkat disiplin taktik.
Pertarungan Zona Tengah
Zona ini diisi klub besar yang belum stabil: Persib, PSM, Arema, Persebaya, Dewa United.
Persib mulai menemukan bentuk permainan dengan kemenangan kandang beruntun, tapi lini belakang masih rapuh.
PSM Makassar tetap berbahaya di kandang, namun inkonsisten di tandang.
Arema FC berfokus pada possession game, namun sering kehilangan momentum.
Persebaya mulai memaksimalkan pemain muda lokal — strategi jangka panjang.
Zona tengah ini krusial karena perbedaan poin antara peringkat 6 hingga 12 hanya sekitar 5-6 poin.
Kesalahan kecil bisa membuat klub terlempar ke zona bawah – klasemen BRI Super League.
Zona Degradasi: Pertarungan Menegangkan Di Dasar Klasemen
Persiraja & Persela Lamongan
Dua tim terbawah musim lalu kembali kesulitan; lini serang tumpul & defensif lemah.
Jika tren berlanjut, mereka berisiko turun ke Liga 2 lebih awal.
PSS Sleman & Persikabo 1973
Keduanya tampil inkonsisten—kadang menang telak, tapi sering kehilangan poin mudah.
Manajemen sudah memberi sinyal evaluasi pelatih bila performa tidak membaik dalam 5 laga ke depan – klasemen BRI Super League.
6 Tren Musim Ini: Statistik Menarik & Kejutan
Rata-rata gol per laga: 2.6 gol — meningkat dibanding musim lalu (2.1).
Gol paling banyak: Borneo FC (21 gol).
Kebobolan tersedikit: Borneo FC (8 gol).
Pertandingan terbanyak tanpa kalah: Borneo FC (10 kali).
Rekor kandang terbaik: Persija Jakarta (5 menang beruntun di GBK).
Rekor tandang terbaik: Bali United (3 menang tandang).
Statistik ini menegaskan bahwa musim 2025/26 adalah musim transisi ke arah liga yang lebih produktif dan kompetitif – klasemen BRI Super League.
Faktor Taktis dan Tren Modern di Liga Indonesia
High Press & Build-up Terstruktur: Diperkenalkan oleh Bali United & Borneo FC, membuat tempo liga meningkat.
Pemain Muda Dapat Panggung: Kebijakan liga mendorong klub menurunkan minimal 2 pemain U-21 per laga.
VAR Efektif: Mulai diterapkan penuh, mengurangi kontroversi gol.
Keseimbangan Antara Klub Jawa & Non-Jawa: Tren baru — tim Kalimantan dan Maluku bersaing serius – klasemen BRI Super League
Dampak Terhadap Ekosistem Sepak Bola Nasional
Klasemen BRI Super League tak hanya menentukan pemenang musim ini, tetapi juga mempengaruhi:
Seleksi Timnas Indonesia: Pemain dari klub unggul berpeluang masuk skuad utama Piala Asia 2026.
Nilai Sponsorship: Tim papan atas mendapat eksposur media lebih banyak.
Perputaran Ekonomi Lokal: Pertandingan besar meningkatkan sektor akomodasi & UMKM sekitar stadion.
Performa Liga di Mata AFC: Stabilitas kompetisi jadi syarat partisipasi turnamen Asia – klasemen BRI Super League.
Agenda Pekan Depan & Laga Kunci
Persija vs Persib Bandung (El Clásico Indonesia) — penentu perburuan puncak.
Borneo FC vs Malut United — ujian pemimpin klasemen melawan tim kejutan.
Arema FC vs Persebaya — derby Jawa Timur yang selalu sarat emosi.
Pertandingan ini berpotensi mengubah komposisi empat besar secara drastis – klasemen BRI Super League.
Cara Mengikuti Update Klasemen Secara Live
Website Resmi Liga 1: ileague.id (versi tercepat & resmi).
Portal Berita Olahraga: Bola.net, Bola.com, DetikSport, Liputan6 Olahraga.
Aplikasi Score Live: Flashscore, 365Scores, SofaScore.
Media Sosial Klub: Twitter/Instagram resmi klub memberikan update instan selesai pertandingan.
Tips SEO untuk pemilik website olahraga:
Buat widget klasemen otomatis update menggunakan data API Flashscore atau Firebase.
Tambahkan schema SportsEvent pada HTML artikel agar Google menampilkan hasil pertandingan di SERP.
Klasemen vs Momentum: Pelajaran Dari Musim Lalu
Musim 2024/25 mengajarkan bahwa posisi awal tidak menjamin gelar: Bali United pernah unggul 10 poin namun terpeleset di akhir.
Musim ini, dengan jadwal padat dan kompetisi lebih seimbang, konsistensi setiap pekan menjadi kunci utama – klasemen BRI Super League.
Prediksi Arah Musim (Non-Skor)
Borneo FC & Persija akan terus bersaing di puncak.
Bali United & Malut United berpotensi menembus zona Asia.
Persib Bandung & PSM Makassar masih bisa masuk 4 besar bila stabil di tandang.
Zona degradasi kemungkinan tetap diisi Persiraja, Persela, PSS.
13. Infografik (Saran Implementasi WordPress)
Tambahkan blok HTML grafik bar perbandingan poin:
Perbandingan Poin 5 Besar BRI Super League 2025/26
- Borneo FC: 26 poin ▓▓▓▓▓▓▓▓▓▓
- Persija Jakarta: 22 poin ▓▓▓▓▓▓▓▓
- Bali United: 20 poin ▓▓▓▓▓▓▓
- Malut United: 19 poin ▓▓▓▓▓▓
- Persib Bandung: 18 poin ▓▓▓▓▓
FAQ Mini
Q: Kapan BRI Super League musim 2025/26 berakhir?
A: Kompetisi berjalan hingga Mei 2026 dengan 34 pekan pertandingan.
Q: Berapa tim yang akan terdegradasi?
A: Tiga tim terbawah (16-18) akan…(lanjutan artikel lengkap)
Q: Berapa tim yang akan terdegradasi musim ini?
A: Tiga tim terbawah (peringkat 16–18) akan otomatis turun ke Liga 2, dan dua tim teratas dari Liga 2 akan naik menggantikannya.
Q: Apakah musim 2025/26 akan menerapkan format playoff?
A: Ya, rencana baru dari PSSI mengizinkan format Championship Series empat besar di akhir musim untuk menentukan juara nasional, jika persetujuan operator liga selesai sebelum putaran kedua – klasemen BRI Super League.
Kesimpulan Akhir
Musim 2025/26 menghadirkan wajah baru Liga 1 yang semakin kompetitif.
Borneo FC memimpin dengan performa luar biasa, Persija menempel ketat dengan mental juara, sementara Bali United, Malut United, dan Persib siap memberi tekanan.
Di sisi lain, klub-klub seperti PSS, Persiraja, dan Persela harus segera berbenah jika tak ingin tertinggal – klasemen BRI Super League.
Kompetisi Paling Progresif di Asia Tenggara
Dengan perkembangan taktik, teknologi VAR, dan dukungan sponsor besar, BRI Super League 2025/26 menegaskan diri sebagai kompetisi paling progresif di Asia Tenggara.
Klasemen terkini bukan sekadar angka, melainkan cermin kemajuan sepak bola nasional.
Mari terus ikuti perjalanan setiap pekan—karena di balik setiap perubahan posisi, selalu ada cerita tentang strategi, semangat, dan kebanggaan Indonesia – klasemen BRI Super League.














