Berita

Rokok Manchester Ilegal di Batam: Bea Cukai Dituding Lamban, Jaringan Peredaran Tak Tersentuh Hukum!

×

Rokok Manchester Ilegal di Batam: Bea Cukai Dituding Lamban, Jaringan Peredaran Tak Tersentuh Hukum!

Sebarkan artikel ini

BATAM  – Peredaran rokok Manchester tanpa cukai di Batam, Kepulauan Riau, semakin merajalela dan menjadi sorotan publik. Jajaran Forkopimda Kota Batam serta Aparat Penegak Hukum (APH) didesak untuk bertindak tegas menindak praktik ilegal ini. Namun, hingga kini, rokok tersebut masih bebas beredar tanpa tersentuh hukum.

Menurut informasi yang beredar, rokok Manchester tanpa pita cukai telah beredar di Batam selama bertahun-tahun. Rokok ini sangat populer di kalangan pekerja harian dan dijual seharga Rp 15 ribu per bungkus di tingkat pengecer.

“Saya tidak tahu pasti siapa distributor atau penanggung jawabnya. Coba tanya langsung ke humasnya,” ujar seorang sumber yang enggan disebut namanya, sambil menyebut inisial AU sebagai salah satu pihak yang terlibat.

Meski keluhan warga terus mengalir melalui berbagai media, Bea Cukai Batam dan pihak terkait seolah tutup mata. Tidak ada tindakan tegas yang mampu memutus mata rantai peredaran atau membongkar jaringan di baliknya. Bahkan, peredaran rokok ini semakin meluas, menimbulkan kesan seolah pelakunya memiliki “imunitas” di mata hukum.

Untuk memperluas jaringan, para pelaku disebut-sebut semakin berani dengan memanfaatkan celah hukum dan menyelundupkan rokok ini melalui pelabuhan rakyat dan pelabuhan tikus di Batam.

“Mereka sering beroperasi malam hari, terutama di daerah Berelang,” tambah sumber tersebut.

Saat dikonfirmasi, Zulfikar, staf Humas Bea Cukai Batam, menyatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen memberantas rokok ilegal.

“Kami telah berulang kali melakukan tindakan hukum. Jika ada informasi, silakan sampaikan agar bisa ditindaklanjuti oleh bidang P2 (Penindakan dan Penyidikan),” ujarnya pada Selasa (4/3/2025).

Namun, publik mempertanyakan efektivitas kinerja Bea Cukai Batam. Rokok tanpa cukai jelas melanggar Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai, dengan ancaman hukuman penjara 1 hingga 5 tahun bagi pelakunya. Potensi kerugian negara akibat praktik ini pun semakin besar.

Masyarakat berharap Bea Cukai Batam dapat meningkatkan kinerjanya dan menjalin sinergi dengan Direktorat Reskrimsus dan Polairud Polda Kepri untuk memutus rantai peredaran rokok ilegal ini.

Jargon “Gempur Rokok Ilegal” harus dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar wacana.

Kiblat Bola
Jay Idzes saat membela Go Ahead Eagles
Berita

Jay Idzes masuk skuad Sassuolo menjelang FIFA Matchday November, sebuah kabar yang membuat pilihan di lini belakang Timnas Indonesia tetap terbuka. Statusnya di klub penting karena program tim nasional selalu bergantung pada kebugaran dan menit bermain pemain yang dipanggil.

Garudayaksa vs Persib: Adam Alis Menyelesaikan Drama Pakansari — PERSIB forward Mariano Peralta celebrates after scoring against Garudayaksa.
Berita

Persib tekan Persija di puncak klasemen Super League 2026/2027 dari jarak dua poin setelah delapan pertandingan. Persija mengoleksi 18 poin, sedangkan Persib berada pada 16 poin. Laga tandang ke Java United pada 8 November menjadi kesempatan menjaga tekanan tanpa perlu membuat perhitungan terlalu jauh.

PSIM vs Borneo FC
Berita

Borneo FC vs PSM Makassar pada 7 November di Stadion Segiri menjadi laga yang penting bagi dua tim dengan sembilan poin. Borneo baru memainkan tujuh pertandingan dan berada di posisi ke-12, sedangkan PSM sudah menjalani delapan laga di peringkat ke-13. Tuan rumah punya peluang memperbaiki posisi sekaligus menjawab masalah konsistensi.

jadwal bola malam ini Persebaya vs Persijap
Berita

Persija vs Persebaya pada Sabtu, 7 November pukul 19.00 WIB mempertemukan pemuncak klasemen dengan tim peringkat ketujuh. Persija membawa 18 poin dari delapan laga, sedangkan Persebaya mengumpulkan 13 poin. Laga di Jakarta International Stadium akan menguji kemampuan tuan rumah menjaga puncak dan ambisi tamu memangkas jarak.

Persib Bandung menang 2-0 atas Melbourne Victory
Berita

Java United vs Persib pada Minggu, 8 November pukul 19.00 WIB memberi Persib kesempatan menekan papan atas Super League 2026/2027. Persib berada di peringkat keempat dengan 16 poin, sedangkan Java United di posisi kesembilan dengan 10 poin. Perbedaan angka tidak membuat laga di Jatidiri menjadi sederhana.