Portal Sumsel

Diduga Bekingi Sengketa Tanah, Oknum Anggota TNI AD Dilaporkan ke Denpom ll/Sriwijaya

438
×

Diduga Bekingi Sengketa Tanah, Oknum Anggota TNI AD Dilaporkan ke Denpom ll/Sriwijaya

Sebarkan artikel ini
Diduga Bekingi Sengketa Tanah, Oknum Anggota TNI AD Dilaporkan ke Denpom ll/Sriwijaya
Feriyansah dan kuasa hukumnya, Alamsyah Hanafiah SH.MH.

PALEMBANG — Didampingi kuasa hukumnya, Feriyansah (40), warga Jl.KH. Sulaiman RT 001 RW 004 Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin lll, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, melaporkan oknum anggota TNI AD berinisial MR ke Pomdam ll/Sriwijaya.

Feriyansah melaporkan dugaan MR membekingi M dan IR (anaknya M) pada kasus dugaan tindak pidana dalam persoalan sengketa tanah di Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin. Laporannya tersebut tertuang dalam laporan pengaduan nomor: STTL/07/lll/2022.

Scroll kebawah untuk lihat konten

“Tadi kita melaporkan kesana (Pomdam ll/Sriwijaya),” kata kuasa hukum Feriyansah, Alamsyah Hafiah SH.MH.,saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Rabu (09/03/22) malam.

Alamsyah Hanafiah mengatakan dia (terlapor) diduga membekingi M dan IR (anak Muharam), terkait sengketa tanah dengan warga masyarakat di Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

“Nah saya ini di pihak warga masyarakat yang berselisih ini,” ujarnya.

Paling dia (terlapor) yang menjadi penengahnya itu. “Padahal dia, informasinya adalah ajudan wakil Bupati Banyuasin,” ujar Alamsyah Hanafiah.

Tapi, lanjut Alamsyah, tiba tiba ada (terlapor) dilokasi sengketa tanah di desa tersebut.

“Seorang militer tidak boleh membekingi dalam peraturan militer. Dia membekingi itu, dia datang ke sana, dia cekcok dengan masyarakat. Nah masyarakat cekcok dengan dia (terlapor) disana, dibuat video oleh masyarakat,” katanya.

Begitu keributan itu, ada masyarakat merekam video kejadiannya dan akhirnya video itu masuk ke Facebook.

“Gara gara berita di Facebook itu dia laporkan klien saya ke Polda Sumsel. Nah makanya kita laporkan dia ke Pomdam, oknum anggota TNI itu membekingi Muharam dan anak Muharam. Kalau dia sebagai ajudan wakil bupati semestinya dimana wakil bupati disitu dia, Itu kalau dia sebagai ajudan,” beber Alamsyah Hanafiah SH.MH, kuasa hukum Feriyansah

Harapanya, dia terlapor diproses hukum oleh Pomdam. “Kecuali nanti tiba tiba ada perdamaian, itu lain lagi,” kata Alamsyah Hanafiah, kuasa hukum Feriyansah (*)