Portal Jatim

7 Tahanan Polres Pasuruan Yang Kabur, 6 Berhasil Ditangkap, 1 Lagi Masih Diburu

9
×

7 Tahanan Polres Pasuruan Yang Kabur, 6 Berhasil Ditangkap, 1 Lagi Masih Diburu

Sebarkan artikel ini
7 Tahanan Polres Pasuruan Yang Kabur, 6 Berhasil Ditangkap, 1 Lagi Masih Diburu
Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, saat menanyai para pelaku tahanan kabur

PASURUAN — Sebanyak 7 tahanan Polres Pasuruan yang kabur melarikan diri dari sel tahanan pada malam pergantian tahun 2022-2023 lalu, saat ini sudah ada 6 tersangka yang berhasil diamankan, dan 1 tersangka lain masih dalam tahap pencarian petugas.

Dari 7 tahanan yang kabur itu, 5 diantaranya tahanan terkait kasus narkoba dan 2 tahanan lagi terkait kasus pencurian. Adapun para pelaku yang berhasil diamankan petugas, ditangkap di 5 lokasi yang berbeda bahkan ada yang kabur hingga ke Jawa Barat.

“Kami informasikan, kronologi penangkapan ini berbeda-beda sejak tanggal 1 Januari waktu kejadian kami menangkap di lima titik. Ada yang di Nongkojajar, Banyuwangi, Pasrepan, Sapulante dan juga di Karawang”, kata Kapolres AKBP Bayu Pratama Gubunagi, saat press release, Kamis (13/4) pukul 13.00 WIB.

Diketahui, 6 tahanan yang diamankan itu bernama Sugiarto warga Desa Kalipucang Kecamatan Tutur, Hafid warga Desa Sapulante Kecamatan Pasrepan, Jumadi warga Kedungpengaron Kecamatan Kejayan, dan Jainulloh warga Desa Kurung Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Lalu Muchid alias Donot warga Kelurahan Kalianyar Kecamatan Bangil, Dedi Yongki warga Desa Maron Kidul Probolinggo, dan satu lagi yang belum ditangkap bernama Misdani merupakan warga Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pasuruan juga menambahkan, “Upaya yang dilakukan oleh tim baik secara manual maupun secara IT dilakukan yaitu melalui informasi-informasi yang kami dapatkan dilapangan”, ungkapnya.

Seperti yang dikatakan AKBP Bayu, bahwa otak dari pelarian itu adalah saudara Donot dan yang melakukan penggergajian adalah saudara Dedi Yongki.

Tidak sampai disitu, AKBP Bayu juga menjelaskan bahwa pelaku Dedi Yongki dan Jumadi sepanjang pelariannya masih kerap melakukan tindak pidana pencurian dibeberapa tempat di Jawa Timur.

“Bahkan pada saat melarikan diri, saudara Yongki dan Jumadi ini kembali melakukan kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor, perhiasan emas, itu di daerah Bondowoso, Jember dan Banyuwangi. Oleh karena itu, keberadaan orang ini sangat mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat”, ujarnya.

Atas perbuatannya melarikan diri dari sel tahanan Mapolres Pasuruan, para tersangka tersebut terancam hukuman tambahan yakni ditambah sepertiga dari hukuman pokok berdasarkan pasal yang dijeratkan terhadap masing-masing tersangka.

Sementara bagi 1 tahanan yang belum tertangkap, Kapolres meminta sekaligus menegaskan agar pelaku bernama Misdani untuk segera menyerahkan diri ke Polisi.

“Kami Polres Pasuruan, tidak akan pernah berhenti mengejar sisa satu tahanan yang kabur ini untuk bisa kembali ke sel tahanan Polres Pasuruan”, tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres juga berpesan kepada semua pihak, “Kami menghimbau kepada semua pihak baik keluarga, teman, tetangga, sanak saudara yang pernah mengetahui atau bahkan membantu memfasilitasi larinya para tahanan, saya minta untuk bisa kooperatif bekerja sama dengan Polres Pasuruan”, pungkasnya.

Dalam upayanya kedepan, Kapolres juga akan memperbaiki sistem keamanan yang ada di Polres Pasuruan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. (Eko/Ghana)