Dua orang Terduga Pelaku Illegal Logging Kayu Sono Diamankan Polisi Ponorogo

  • Bagikan

PONOROGO | portal-indonesia.com – Polisi Ponorogo berhasil mengamankan 2 orang terduga pelaku Illegal Logging Kayu Sono di depan warung kopi Lingkungan Biting, Dkh. Gunung Thukul, Ds. Suru Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo pada Selasa, (23/11)

Kedua terduga Pelalu Illegal Logging berinisial DS , (27 tahun), warga Dkh. Bringin RT 01 RW 07 Ds. Mulyosari Kec. Pagerwojo Kab. Tulungagung dan AR warga Dkh. Tosari, RT 02 RW 07 Ds. Mulyosari, Kec. Pagerwojo, Kab. Tulungagung.

Barang bukti diamankan berupa 10 batang kayu sono berbagai ukuran, mobil Mitsubishi L300 dan 2 (dua) buah gergaji tarik panjang 110 cm.

Kapolsek Sooko, Iptu Badri saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pada Hari Senin, 22 November 2021 sekira pukul 23.45 WIB, Polsek Sooko bersama Pihak Perhutani melaksanakan patroli gabungan di Kawasan Hutan Gunung Tukul Ds. Suru, Kec. Sooko.

“Selanjutnya tanggal 23 November 2021 sekira pukul 01.30 WIB mendapatkan informasi terdapat Mobil Mitsubishi L300 warna coklat tua yang terparkir dipinggir jalan tepatnya di depan warung kopi Lingkungan Biting Ds. Suru, Kec. Sooko, Kab. Ponorogo,” kata Kapolsek.

Lanjut terang Kapolsek, mencurigai keberadaan mobil tersebut, Patroli Gabungan Polsek dan perhutani mendekati mobil dan melakukan pemeriksaan kepada kedua terduga pelaku terkait surat ijin kepemilikan kayu sono yang dibawanya tersebut.

“Karena tidak bisa menunjukkan surat ijin kepemilikan kayu, selanjutnya petugas mengamankan kedua terduga pelaku yakni DS dan AR beserta barang bukti ke Mapolsek Sooko untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Kedua pelaku dijerat pasal 82 dan 83 ayat (1) UU RI nomor 18 tahun 2013 tentang pengrusakan dan penebangan kayu di hutan tanpa ijin ataupun tidak dilengkapi surat yang sah.

“Atas kejadian tersebut pihak Perhutani mengalami kerugian Rp. 5.373.000,- (lima juta tiga ratus tujuh puluh tiga rupiah),” pungkasnya.

32 Views
  • Bagikan
error: