Eksploitasi Anak Bawah Umur di Kendal Berhasil Diungkap Polisi

  • Whatsapp
Min alias YL (baju biru) yang mempekerjakan anak di bawah umur di tempat karaoke dan PSK (Dok)

KENDAL – Min alias YL (29) warga Dusun Ngempon RT 06 RW 11 Desa Pandansari, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang yang kini berdomisili di Desa Gedong RT 02 RW 04, Kecamatan Patean, Kendal kini harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diduga melakukan eksploitasi seksual terhadap anak dengan mempekerjakannya sebagai pemandu karaoke dan PSK.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Daniel A. Tambunan SH.,S.I.K., M.H., saat konfrensi pers Senin (11/10/02) di depan Lobi Polres Kendal menyampaikan bahwa, ada 4 orang anak yang diperjakan dengan inisial RDM (16), RT (17) tahun, PS (15) dan AU (16).

Bacaan Lainnya

“Mereka sebagian besar berasal dari daerah Wonosobo, dan dipekerjakan oleh Min alias YL yang merupakan pengelola tempat karaoke tersebut,” jelasnya.

Saat polisi ke lokasi, lanjut Kasat Reskrim, didapatkan anak-anak tersebut sedang melayani tamu yang sedang karaoke. “Dari dalam room tersebut kami amankan 1 botol minuman anggur merah dan 4 buah gelas serta uang yang diduga merupakan hasil keuntungan dari eksploitasi anak tersebut dengan jumlah Rp 350.000,-,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan saksi menyebutkan, setiap kali melakukan kegiatan menemani tamu sebagai PSK mereka (korban, red) harus setor kepada pengelola sebesar Rp. 50.000,- dan menurut keterangan tersangka jika mereka sebagai Pemandu Karaoke maka pengelola mendapatkan uang perjam Rp 50.000/jam

Adapun barang bukti yang diamankan adalah 1 (satu) Unit Proyektor merk HITACHI beserta 1 (satu) buah remot, 1 (satu) Unit CPU, 1 (satu) Unit Power, 2 (dua) Unit Mixer, 2 (dua) Unit Microphone, 1 (satu) buah Keyboard Merk M-TECH, 1 (satu) buah botol Kosong Anggur merah, 4 (empat) buah gelas kecil, 1 (satu) bendel Nota pembayaran, 1 unit handphone merk oppo A1K, tipe : CPH 1923, No.Imei 1 : 864983050828799, imei 2 : 864983050828781, dengan no hp. Sim 1 :081327415366, sim 2 : 081210826101.

Atas perbuatannya tersebut, Min kini harus meringkuk di sel tahanan Polres Kendal.
“Pasal yang dikenakan adalah 76 I Jo Pasal 88 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak dengan hukuman penjara selama lamanya 10 (sepuluh) tahun penjara,” pungkas Daniel. (KJ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan