Tim Gabungan Pemkab Sleman Sita Puluhan Bungkus Rokok Ilegal

  • Whatsapp
Petugas gabungan saat merazia rokok ilegal (Foto : Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Sejumlah petugas dinas terkait Pemkab Sleman bersama petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta, menggelar operasi peredaran Barang Kena Cukai (BKC) di sejumalh wilayah di Sleman Rabu (6/10/2021).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita puluhan bungkus rokok dan tembakau yang kemasanya tidak terpasang bandrol pita cukai.

Bacaan Lainnya

“Dalam operasi peredaran Barang Kena Cukai yang dilakukan oleh tim gabungan ini, petugas menyasar sejumlah pasar dan toko klontong di wilayah kapanewon Depok dan kalasan,” kata seorang petugas kantor pengawasan dan pelayanan Bea cukai Yogyakarta, Yusron Qasrofi.

Hasil dari operasi tersebut, tim gabungan menemukan sejumlah pedagang rokok dan tembakau kemasan yang menjual rokok polos maupun tembakau kemasan yang kemasanya tidak terpasang bandrol pita cukai seperti yang diatur dalam undang-undang.

Para penjual rokok dan tembakau yang kedapatan menjual rokok ilegal tersebut mengaku, rokok polos yang dijualnya diperoleh dari pasokan para sales yang tidak dikenalnya. Sedang yang dimaksud dengan rokok atau tembakau kemasan ilegal, adalah rokok atau tembakau kemasan yang kemasanya tidak terpasang bandrol pita cukai, atau ada pita cukainya, tetapi pita cukai yang terpasang tersebut merupakan pita cukai bekas atau palsu.

Karena operasi ini bersifat pembinaan, maka para penjual rokok dan tembakau kemasan yang tidak ditempeli bandrol pita cukai tersebut hany diberi sanksi administrasi atau teguran. Namun, rokok ilegal yang dijualnya disita oleh petugas pengawasan dan pelayanan be cukai Yogyakarta.

“Melalui operasi ini. Diharapkan diharapkan dapat mengtaui pelaku pemasoknya, yang akhirnya bisa mengetahui pelaku atau pabrik yang memproduknya untuk diproses hukum,” kata Yusron.

Sementara itu, seorang petugas Bagian Perekonomian Kabupaten Sleman, Citra Makkia Azmiati menjelaskan, tujuan utama kegiatan operasi bersama BKC hasil tembakau ilegal ini, sebagai sarana pengawasan serta untuk mendukung penegakan hukum atas barang kena cukai hasil tembakau ilegal oleh Bea Cukai. Selain itu juga untuk memberikan pemahaman kepada para penjual rokok dan tembakau bahwa menjual rokok atau tembakau kemasan tanpa pita cukai itu melanggar hukum.

“Dengan memahami tersebut, diharapkan nantinya mereka tidak mengulangi perbuatanya lagi, yang akirnya peredaran rokok ilegal dapat diminimalisir,” tandasnya. (Brd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan