Studi Banding Pertanian Organik Kelompok Tani Bunga Agung di Desa Dawuhan Banyumas

  • Whatsapp
Kelompok Tani Bunga Agung Tambak sedang melihat padi organik di Desa Dawuhan, Banyumas (Foto : Sugiyanto/Portal lndonesia)

BANYUMAS – Guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang pertanian organik, khusunya tanaman padi, Kelompok Tani Bunga Agung Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas mengadakan studi banding ke Kelompok Tani Marsudi Among Tani Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kamis (30/9).

Dengan rombongan berjumlah sekitar 15 orang, yang terdiri dari pengurus dan anggota kelompok tani serta di dampingi oleh PPL Wilbin Watuagung BPP Kecamatan Tambak. Kehadiran rombongan di sambut oleh Kepala Desa Dawuhan, Koordinator PPL dan PPL BPP Kecamatan Banyumas serta pengurus dan anggota Kelompok Tani Marsudi Among Tani.

Bacaan Lainnya

Bertempat di sekretariat Kelompok Tani Marsudi Among Tani, Slamet selaku Ketua Kelompok Tani Marsudi Among Tani memaparkan bahwa, di latarbelakangi oleh rasa prihatin melihat kondisi lahan pertanian yang semakin lama semakin menurun kesuburanya dan lahan semakin rusak, pupuk terbatas, hama penyakit tanaman semakin merajalela dan rasa keinginan untuk mengembalikan lahan supaya subur kembali dan ingin mendapatkan pangan yang sehat.

“Pada tahun 2017 kelompok tani difasilitasi oleh pemerintahan Desa Dawuhan serta niat dari anggota untuk mengadakan pelatihan pertanian Organik yang di pandu oleh PPL Wilbin dan Komunitas Organik yaitu 3GO (Ga Ge Go Organik) korwil Banyumas serta babinsa Desa Dawuhan secra bersama-sama berlatih dan belajar tentang pertanian organik dan sampai saat ini kelompok sudah mendapatkan Sertifikat Organik dari Lembaga Sertifikasi Organik (LSO) Inofice.” Ujar Slamet dalam paparannya

Setelah pemaparan selesai di lanjutkan tanya jawab serta dilanjutkan dengan kunjungan lapang, diantaranya melihat peralatan untuk membuat pupuk organik dan pestisida nabati serta melihat tanaman padi organik.

Disampaikan oleh Basuki selaku ketua kelompok tani Bunga Agung bahwa tujuan utama dari studi banding kelompok tani yaitu di dorong oleh rasa ingin tahu untuk belajar dan mencari informasi tentang teknik budidaya padi organik dan cara pemasaranya, karena biasanya petani akan tertarik jika sudah melihat bukti baru mau mengikuti.

Dan ini kami sudah melihat buktinya di dawuhan, bahkan sudah memiliki sertifikat organik dengan bekal informasi dan pengetahuan ini mudah-mudahan kami bisa mengikuti jejak kelompok tani marsudi among tani untuk bisa bertani secara organik lebih maksimal.

Pada waktu yang sama Budi Santoso, S.P selaku Koordinator PPL Kecamatan Banyumas menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari kelompok tani bunga agung semoga dengan adanya pertemuan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan menambah wawasan bagi Kelompok Tani Bunga Agung sehingga dapat memotivasi petani-petani lain untuk bertani secara organik dan harapannya pertanian organik di kabupaten Banyumas bahkan di indonesia semakin luas. (Sugi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan