POSE RI bersama Mahasiswa Geruduk Kantor Walikota Palembang

  • Whatsapp

PALEMBANG. portal-indonesia.com – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE-RI) bersama mahasiswa pemerhati demokrasi Sumsel, menggelar aksi damai di depan kantor Wali Kota Palembang, Selasa (28/09/21).

Deslefri ketua umum LSM POSE RI, mengecam keras atas indikasi dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan vaksin COVID-19 di Jalan Residen Abdul Rozak, Kelurahan 2 ilir, Kecamatan Ilir Timur 2 (IT 2) kota Palembang, yang mengakibatkan terjadinya kerumunan yang sangat luar biasa pada proses antrian vaksin COVID-19. “Itu berpotensi terjadi penyebaran COVID-19 di wilayah kota Palembang”, tambahnya

Bacaan Lainnya

Ketum POSE RI meminta Wali Kota Palembang untuk bertanggungjawab atas kelalaian pihak pelaksana kegiatan tersebut dan serta meminta kepada Wali Kota Palembang untuk segera memanggil pihak pihak pelaksana kegiatan tersebut, karena diduga telah melanggar prokes pada kegiatan vaksin tersebut.

” Dalam antrian vaksin tersebut diduga menimbulkan kerumunan yang sangat luar biasa dan berpotensi menularnya wabah COVID-19″, katanya

Dalam aksi damai yang digelar tersebut, massa aksi menuntut sejumlah poin, diantaranya:

  1. Meminta kepada Wali Kota Palembang untuk bertindak tegas dan memanggil pihak pihak terkait dalam penyelenggaraan kegiatan vaksin tersebut, dan segera bertanggung jawab atas kelalaian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, karena diduga telah melanggar prokes pada kegiatan vaksin tersebut, terkait antrian vaksin yang diduga melanggar prokes sehingga menimbulkan kerumunan yang sangat luar biasa dan berpotensi menularnya wabah COVID-19 dalam pencegahan wabah COVID-19.
  2. Meminta Wali Kota Palembang untuk segera memanggil pihak pihak terkait dalam penyelenggara pelaksana kegiatan vaksin tersebut dan mengevaluasi kinerja pihak pihak penyelenggara kegiatan tersebut dalam menangani pencegahan COVID-9 di kota palembang, Dan panggil pihak pihak yang ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

  3. Melaporkan peristiwa tersebut ke Mendagri RI dan Ketua Satgas COVID-19, serta memberi sangsi tegas bagi pihak pihak penyelenggara kegiatan tersebut dan pihak pihak yang bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut. Sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri No¬† 31 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4 corona virus disease 19 wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua. “Dan UU Karantina wilayah, Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018”, sambung Deslefri Ketua Umum POSE RI.

Kedatangan Lembaga POSE RI dan Mahasiswa Pemerhati Demokrasi Sumsel, disambut Herly Kurniawan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Sosial dan Kemasyarakatan.

Diawal menyambut, Herly menyampaikan ucapan Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Kemudian Herly mengatakan, bapak ibu, dan kawan-kawan semua yang dihormati, kegiatan pada hari ini kami menganggap ini adalah unjuk rasa dukungan dari kawan-kawan semua kepada Pemerintah kota Palembang.

” Dapat kami sampaikan dalam oleh perwakilan bahwasannya pada waktu yang lalu terjadi kerumunan massal pada saat pelaksanaan vaksinasi, Ini nanti akan disampaikan oleh bapak wali, Ibu wakil dan Bapak Sekda yang nanti akan dikonfirmasikan juga ke Dinas Kesehatan apa penyebab pada kejadian tersebut.”

” Jadi Harapan kita ini adalah merupakan masukan dari kawan-kawan kepada kami sehingga ke depannya hal-hal ini tidak terjadi lagi”, tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan