Terkait Oknum Kades Diduga Palsukan Data dan Tanda Tangan, Ketum POSE RI Angkat Bicara

  • Whatsapp
Ketum POSE RI, Deslefri.

OKI, SUMSEL.portal-indonesia.com – Dugaan pemalsuan data dan tanda tangan oleh oknum kepala desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan yang beritanya mencuat beberapa hari lalu, selain menjadi sorotan banyak kalangan masyarakat, juga menjadi perhatian tersendiri bagi Deslefri Ketua Umum (Ketum) POSE RI.

Hal ini bermula seorang warga sebut saja RI, menyebut bahwa dirinya mengenal dan tahu dengan nama asli seseorang yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Pedu Kecamatan Jejawi.

Bacaan Lainnya

Terkait hal tersebut, Ketum POSE RI, Deslefri, turut angkat bicara.

“Pecat, proses hukum,” tandas Deslefri, Jumat (24/9/2021)

Deslefri mengatakan, persoalan tersebut sudah jelas karena ada sumber yang tahu latar belakang rekam jejak oknum kades tersebut. Menurutnya, itu termasuk penipuan di dunia pendidikan yang mencederai masyarakat.

“Oknum kades seperti itu tidak pantas menjadi panutan, apa lagi bobrok dalam kepemimpinannya karena SDM nya tidak mumpuni, kalau memang diduga begitu peristiwanya. Siapapun yang terlibat dalam seleksi panitia kades dan pembuat ijazah dan dokumen palsu tersebut wajib di pidanakan” beber Deslefri tegas.

Deslefri juga mempertegas, jika oknum tersebut terbukti melanggar hukum, maka perbuatan oknum tersebut terancam pasal 263 KUHP.

“Pada ayat 1 pasal 263 KUHP menyebutkan, bahwa barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun”, urainya.

Ketum POSE RI ini menyatakan, bahwa pihaknya siap mengawal kasus tersebut sesuai proses hukum yang berlaku.

“Kami POSE RI siap mengawal kasus tersebut”, pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan