Kodam XVIII/Kasuari Gelar Pembekalan Kader Rakyat Terlatih Tingkat Kotamawil TA. 2021

  • Whatsapp
Giat Pembekalan Kader Rakyat Terlatih Tingkat Kotamawil TA. 2021 yang digelar Kodam XVIII/Kasuari. (Photo. Ist)

MANOKWARI – Kodam XVIII/Kasuari melalui Staf Teritorial Kodam (Sterdam) XVIII/Kasuari menggelar pembekalan Kader Rakyat Terlatih tingkat Kotamawil TA. 2021, di SMP N 7 Prafi, Manokwari, Papua Barat, Kamis (16/9/2021).

Kegiatan tersebut merupakan penyiapan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai sistem pertahanan semesta serta upaya untuk membangun, memelihara, meningkatkan dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 240 peserta terlibat yang terdiri dari organisasi masyarakat Pemuda Pancasila, Karangtaruna wilayah SP 4, Pramuka Kwartir Ranting Prafi serta pelajar dan Mahasiswa seputaran Manokwari.

Acara yang bertemakan “Kader Rakyat Terlatih yang Patriot dan Cinta Tanah Air” tersebut dibuka Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasdam Kasuari, Letkol Arm Tejo Basuki mewakili Aster Kasdam Kasuari, Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan.

Aster Kasdam Kasuari, Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan.

Ia mengatakan TNI AD melaksanakan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan di darat melalui kegiatan pembinaan teritorial seperti kegiatan ini guna terwujudnya sistem pertahanan yang bersifat semesta.

“Sasarannya mewujudkan masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan kesadaran dalam bela negara, kesiapan potensi sumber daya manusia untuk mendukung pemberdayaan wilayah pertahanan,” ujarnya.

Selain itu ia juga menambahkan kegiatan ini agar tersedianya Kader Rakyat Terlatih berupa sumber daya manusia sebagai komponen cadangan dan komponen pendukung dalam rangka pertahanan negara.

“Lebih daripada itu terpeliharanya kemampuan rakyat terlatih sehingga tercipta ruang alat dan kondisi juang yang tangguh untuk pemberdayaan wilayah pertahanan,” ungkapnya.

Materi yang diberikan yaitu diantaranya pemantapan jiwa nasionalisme, pengetahuan Covid-19, Materi PBB dan PPM, pengenalan komunikasi radio, pengetahuan kesehatan lapangan dan materi Out Bond.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan