Nyuri Motor di Banyumas, Residivis asal Kebumen Dibekuk

  • Whatsapp
Pelaku pencurian sepeda motor diperiksa polisi (Ist)

BANYUMAS – Satreskrim Polresta Banyumas berhasil membekuk seorang DPO inisial S (31) asal Tambakprogaten Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen yang merupakan pencuri sepeda motor di halaman parkir depan sebuah konveksi di Desa Adisara, Banyumas, pada Selasa (15/9/21).

Kapolresta Banyumas melalui Kasat Reskrim Kompol Berry ST, SIK, menjelaskan, kronologi aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka adalah, dimana saat itu (2/9) korban memarkir sepeda motor Honda Vario miliknya di halaman parkir sebuah konveksi di desa Adisara dengan kunci sepeda motor yang masih menggantung di sepeda motor. Namun setelah beberapa saat korban mengetahui bahwa sepeda motornya sudah tidak ada di tempat parkir (hilang).

Bacaan Lainnya

“Modusnya pelaku mencari sasaran sepeda motor yang terparkir dipinggir jalan dan saat melewati TKP melihat sepeda motor dengan kunci yang menggantung lalu mengambil motor tersebut,” kata Kasat Reskrim.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sepeda motor merek Honda Vario, warna putih merah dan di bawah jok terdapat 1 (satu) buah HP merek Samsung A10. Korban Endang (41) yang merupakan warga Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang, Banyumas akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polresta Banyumas.

Setelah menerima laporan tersebut, tim melakukan penyelidikan dan mendapat informasi terduga pelaku yang juga Residivis kasus curat sedang menggunakan motor yang patut diduga hasil kejahatan.

“Berdasarkan informasi tersebut tim melakukan pengecekan kendaraan dan ternyata benar sepeda motor yang digunakan pelaku hasil kejahatan di wilayah Jatilawang,” kata Berry.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, bahwa tim melakukan penangkapan terhadap pelaku S dirumahnya, kemudian dilakukan interograsi terhadap pelaku dan mengakui perbuatannya yang dilakukan bersama pelaku lainnya inisial W. Setelah dilakukan pencarian namun W sudah tidak berada di rumah.

Lanjut Kasat Reskrim, dari penangkapan tersangka, pihaknya mendapat barang bukti yang disita dari tangan pelaku diantaranya Handphone merek Samsung A10 warna Biru, 1 unit motor Honda Vario warna putih dan sepeda motor merek Honda Beat sebagai sarana melakukan pencurian.

“Saat ini kami lakukan pengembangan lebih lanjut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman mencapai 7 tahun penjara,” pungkasnya. (trs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan