Bupati Sleman Lantik 462 Pejabat

  • Whatsapp
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat melantik para pejabat Pemkab Sleman (Foto : Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Bertempat di Pendopo Pemkab Sleman, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melantik 462 pejabat lingkungan Pemkab Sleman, Selasa (!4/9/2021. Untuk menghindari terjadinya banyak kerumunan yang dapat menyebabkan terjadinya penularan Covid-19, maka pelantikan tersebut dibagi menjadi empat tahap.

Pelantikan tahap pertama sebanyak 127 orang, tahap kedua 112 orang, tahap ketiga 122 orang dan untuk pelantikan tahap keempat sebanyak 101 orang, yang semuanya merupakan para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Pengawas dan Kepala Unit Pelaksana Teknis atau UPT Puskesmas.

Bacaan Lainnya

Dari 462 pejabat yang dilantik ini ada beberapa pejabat yang merupakan pejabat eselon dua. Diantaranya, Kepala Dinas Kebudayaan Aji Wulantoro dilantik menjadi Assek Bidang Pemerintahan, Sekwan Sleman Mustaim Aminum dilantik menjadi Kasat Pol PP, staf ahli bupati bidang hukum dan pemerintahan Susmiarto dilantik menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan sipil.

Sementara kepala dinas Dukcapil Jazim Sumirat dilantik menjadi staf ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan. Sedang Direktur RSUD Sleman dr. Cahya Purnama dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Dalam sambutanya, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, banyaknya pejabat yang dilantik kali ini, karena terkait dengan pelaksanaan Perda Kabupaten Sleman No. 1 tahun 2020 tentang perubahan atas Perda No.11 tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman yang harus diselaraskan dengan Perda Daerah Istimewa DIY Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kelembagaan Pemerintah Daerah DIY yang mengamanatkan untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Daerah dan terselenggaranya urusan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan pejabat setiap instansi pemerintah merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai,” kata Kustini Sri Purnomo.

Menurut Kustini, pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan. Namun lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar dapat berjalan dengan baik.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilakukan hari ini adalah salah satu upaya pencapaian visi Sleman dalam mewujudkan Sleman Sebagai Rumah Bersama Yang Cerdas, Sejahtera, Berdaya Saing, Menghargai Perbedaan dan Memiliki Jiwa Gotong Royong,” tambahnya. (Brd)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan