Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Peristiwa Terjadi di Situbondo

  • Whatsapp
Kondisi rumah ambruk milik Arif Ariyanto di Dusun Krajan, Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. (Ist)

SITUBONDO – Sebuah rumah milik Arif Ariyanto (40), warga Dusun Krajan, Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo ambruk. Kejadian ini setelah diguyur hujan deras selama 3 jam, Sabtu (11/9/2021).

Kondisi rumah semi permanen yang terbuat dari anyaman bambu milik Arif Ariyanto, yang bekerja sebagai tukang gergaji kayu itu, kini rata dengan tanah.

Bacaan Lainnya

Selain itu, seluruh perabot rumah tangganya juga rusak akibat tertimpa kayu bagian atas rumahnya. Kerugian korban akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai Rp 25 juta lebih.

Kapolsek Suboh, Iptu Subaidi mengatakan, rumah semi permanen milik korban Arif Ariyanto ini roboh akibat kondisi kayu bangunan rumahnya sebagian keropos dimakan usia.

“Sehingga saat hujan deras, kayu bangunan rumahnya yang keropos tidak kuat menahan beban, dan rumah semi permanen itu roboh,” katanya.

Kapolsek menambahkan, Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana rumah roboh tersebut. Sebab, saat kejadian korban sedang bekerja, sedangkan istri dan anaknya ada di rumah salah seorang kerabatnya.

“Dalam peristiwa bencana tersebut tidak ada korban, baik korban luka maupun korban jiwa. Karena saat kejadian rumah dalam kondisi kosong,” pungkasnya.

Pohon Trembesi tumbang di Jalan Raya Pantura Demung – Besuki. (Ist)

Ditempat terpisah pada hari yang sama, Sabtu (11/9) sekira pukul 17.30 WIB, sebuah pohon Trembesi di Jalan Raya Pantura Demung – Besuki, tumbang melintang ke badan jalan hingga mengakibatkan akses lalu lintas di jalur tersebut macet total

Sekira pukul 18.00 WIB, pohon berhasil dipotong dan dibersihkan. Setelah selesai dibersihkan, akses lalu lintas di jalur Pantura ini kembali normal dan lancar. Dalam peristiwa ini, tidak ada korban.

Tanah longsor di Desa Jetis, Kecamatan Besuki. (Ist)

Sementara di wilayah Dusun Langsep, Desa Jetis Kecamatan Besuki, terjadi peristiwa longsornya tebing sungai Jumain, Sabtu (11/9) sekira pukul 20.00 WIB.

Informasi terhimpun portal-indonesia.com menyebutkan, bahwa ukuran tebing yang longsor, panjangnya kurang lebih 25 meter, dan tingginya sekitar 5 meter.

Dalam peristiwa bencana di Desa Jetis ini, material longsoran tebing menimpa dapur rumah milik Pak Kartijo (58) dan Pak Muhammad Baidawi (43). Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.(yud/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan