Bobol Rumah di Banyumas, Residivis asal Kebumen Dibekuk Polisi

  • Whatsapp
Pelaku menjalani pemeriksaan penyidik Polresta Banyumas (Ist)

BANYUMAS – Tim Resmob Satreskrim Polresta Banyumas mengamankan WS (36) warga Desa Gunungmujil, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Ia dibekuk lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian.

Kapolresta Banyumas melalui Kasat Reskrim Kompol Berry mengatakan pihaknya melakukan penangkapan terhadap tersangka setelah mendapat laporan dari korban N (4) warga Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan kronologi bermula ketika pada hari Jumat tanggal 18 Juni 2021 sekira pukul 09.00, korban pergi meninggalkan rumah untuk mengantar anak ke Sekolah PAUD Sidamulya karena sedang ada acara perpisahan.

Namun saat korban bersama saksi pulang ke rumah melihat kamar dalam kondisi berantakan, serta mendapati uang tunai sejumlah Rp. 5 juta sudah tidak ada. Menyadari ada pencurian, lalu korban melaporkannya ke polisi.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka berhasil ditangkap di rumah kosnya di daerah Sempor, Kebumen, Minggu (5/9) lalu,” kata Kompol Berry, Selasa (7/9).

Selain melakukan penangkapan terhadap tersangka, lanjut Kasat, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah HP. Sedangkan untuk barang berupa satu buah notebook dijual oleh pelaku di pasar Koplak Kebumen kepada orang yang tidak dikenal.

Lebih lanjut Berry menjelaskan, modus yang digunakan pelaku yaitu masuk rumah korban melalui jendela ruang yang tidak terkunci kemudian mengambil barang barang milik korban. “Pelaku mengaku jika uang tunai hasil pencurian digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya.

Selain melakukan pencurian tersebut, lanjutnya, pelaku juga mengaku telah melakukan pencurian di di tempat lainnya di wilayah Kemranjen sebanyak kurang lebih tiga kali.

“Tersangka ini merupakan residivis yang sudah pernah menjalani hukuman sebanyak dua kali dengan kasus sama. Kemudian terkait dengan aksi pencurian tersebut, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara,” pungkasnya. (trs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan