TAGANA INAKER : Utamakan Keselamatan Warga, Dinas Terkait Harus Lebih Responsif

  • Whatsapp
Yusuf Sugiarto kanan.Saat dilokasi penyaluran bansos sembako.Poto-ist

MALANG RAYA – Usulan WK.ketua Bidang TAGANA INAKER PC MAKOTA,terkait dengan situasi saat ini ,tentang kondisi real di masyarakat.Sangat dibutuhkan percepatan dan kecepatan pihak dinas terkait ditengah masa pandemi dimana saat ini Kota Malang kembali masuk zona merah.

Hal itu disampaikan Yusuf Sugiarto ,selaku Wk.Ketua Bidang Tanggap Bencana dan Kesehatan dari Indonesia Bekerja (INAKER)PC Malang Kota pada awak portal-indonesia.com,Jumat (23/07/2021)

Bacaan Lainnya

Yusuf Sugiarto yang juga Ketua RW 05 Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru itu punya penglaman miris,saat ada warganya yang mengalami sakit ,kesulitan untuk dibawa ke Rumah Sakit,karena semua penuh.Meski akhirnya ada solusi saat dirinya menghubungi tokoh-tokoh dan pejabat di Kota Malang.

Menurut Yusuf Sugiarto,ada 4 usulan yang dia sampaikan meliputi :

  1. Pemerintah daerah terkushus dinas terkait ,segera menginstrukan kepada seluruh RS .di Kota Malang baik RS pemerintah maupun RS. swasta ,agar tetap melayani dan menyediakan ruang atau pelayanan tindakan medis kepada pasein ,selain pasien Covid-19.
  2. Harus ada pengecualian untuk korban kecelakaan, perlu adanya tindakan cepat agar korban terselamatkan tanpa harus melalui prosedur swab,yang tentunya pihak tenaga medis tetap menggunakan pakaian APD.
  3. Harus ada klasifikasi korban Covid-19 :

a. Sakit dengan gejala ringan
b. Saki dengan gejala sedang.
c . Sakit dengang gejala berat.
Sehingga bisa di tempatkan pada Rumah Sakit sesuai dengang sikon korban.

  1. Pemerintah daerah segera mendirikan dan menambah Rumah sakit Darurat ( RS.Tenda) Untuk warga masyarakat korban terpapar Covid-19 yang tidak tertampung di RS reguler

Dirinya juga menyampaikan “Semoga kasus seperti yang menimpa warga saya ,dan masyarakat yang lain bisa menjadi pelajaran ,dan bahan evaluasi bagi pihak pemerintah daerah atau dinas terkait sehingga tidak terjadi lagi di kemudian hari” ungkap Yusuf Sugiarto
(Junaedi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan