Pangdam XVIII/Kasuari: Tugas BKO Suatu Kehormatan yang Harus Dijawab dengan Kerja Keras

  • Whatsapp
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han). (Photo. Istimewa)

MANOKWARI – Sebanyak 300 personel satuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Kodim Persiapan gelombang III wilayah Kodam XVIII/Kasuari TA. 2021 diharuskan mempersiapkan diri baik fisik maupun mental untuk melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas serta memandang pelaksanaan tugas yang mulia tersebut sebagai suatu kehormatan yang harus di jawab dengan kerja keras.

Harapan tersebut disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., saat membuka pembekalan kepada personel satuan BKO Kodim Persiapan gelombang III wilayah Kodam XVIII/Kasuari TA. 2021 di aula Kodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Senin (28/6/2021).

Bacaan Lainnya

Kehadiran personel satuan BKO tersebut merupakan kelanjutan dari kebijakan Kasad tentang percepatan pembangunan Kodam XVIII/Kasuari yang dilatar belakangi oleh terbatasnya Personel dan Satkowil khususnya Kodim di wilayah Kodam XVIII/Kasuari, dihadapkan dengan kondisi wilayah yang sangat luas dan situasi keamanan yang masih rawan.

Disela pengarahannya, Pangdam mengingatkan bahwa tugas yang akan dilaksanakan adalah tugas operasi teritorial kewilayahan atau binter dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD. Diantaranya penyiapan Kodim baru, pembinaan rekrutmen prajurit putra daerah dan komsos dengan elemen masyarakat untuk mewujudkan stabilitas keamanan wilayah, sekaligus melaksanakan pembinaan wawasan kebangsaan dan bela Negara.

“Mengutip perkataan Bung Karno bahwa perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri seperti para pemberontak, jadi musuh kita adalah bangsa kita sendiri, untuk itu negara melalui TNI hadir ,” ungkapnya.

Diakhir pengarahan, Pangdam menekankan agar berkoordinasi dengan Pemda, kepala suku dan tokoh adat setempat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan dan aktif membantu Pemda.

“Laksanakan setiap kegiatan di daerah operasi secara terencana, hindari pola dan kebiasaan dalam kegiatan yang dapat dibaca musuh, junjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, jangan berlaku sewenang-wenang, jaga kekompakan dan keharmonisan antara prajurit serta hindari terjadinya pelanggaran sekecil apapun,” kata Pangdam.

(Photo. Istimewa)

Sebelum melaksanakan tugas, personel BKO tersebut melaksanakan pembekalan yang dibagi menjadi dua gelombang yakni di Makodam XVIII/Kasuari diikuti 180 peserta dan Yonif RK 762/VYS diikuti 120 peserta, yang bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan dihadapkan pada perkembangan situasi dan kondisi nyata di daerah penugasan Kodam XVIII/Kasuari.

Ikut dalam kegiatan tersebut, Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Djoko Andoko, Irdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Steve C. Parengkuan, Kapoksahli Pangdam, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Danrindam XVIII/Kasuari, para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari. (**/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan