Satpol PP “Sikat Habis” Sejumlah Baliho Dan Reklame Yang Tidak Pada Tempatnya, Termasuk Bergambar Wali Kota

  • Bagikan

PASURUAN- Dalam sepekan ini, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Pasuruan, Jawa Timur secara inten melakukan penertiban terhadap sejumlah baliho dan reklame yang tidak memiliki ijin serta dinilai tidak pada tempatnya.

Selain menegakkan Perda, penertiban itu sendiri dilakukan menurut pihak Satpol PP adalah untuk menjaga keindahan serta demi menerapkan tentang tata cara pemasangan baliho atau reklame yang baik dan benar.

Tentunya sesuai dengan aturan berlaku, yang mana harus tetap mengedepankan kepentingan umum alias tidak mengganggu ataupun hal yang bersifat mengancam keselamatan para pengguna jalan.

“Belakangan ini kita konsentrasi tentang reklame, yakni mengenai pemasangan yang tidak pada tempatnya baik yang melanggar Perwali ataupun Perda yang ada akan kita tertibkan”. Kata Kasat Pol PP Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah.

Baliho besar, yang juga terpasang di pagar STKIP PGRI Pasuruan di Tembokrejo.

Diketahui bahwa untuk pemasangan baliho adan reklame yang tidak sesuai dengan tempat atau titik yang telah disediakan oleh Pemerintah, maka pihak Pol PP akan melakukan penertiban dilapangan.

Diantaranya seperti baliho Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2021-2022 milik Dinas Pendidikan yang berukuran kurang lebih 3 x 4 meter, yang bergambar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan yang ditempatkan dibeberapa titik juga tidak luput dari sasaran penertiban.

“Kedepan kita akan berkoordinasi lebih inten dengan pihak Perijinan maupun Bapenda, terkait titik mana yang boleh ditempati baliho atau reklame. Dan hampir setiap hari kita terus melakukan penertiban, karena masih banyak kita temui yang melanggar”. Ungkapnya Yanuar, saat ditemui diruang kerjanya.

Demi kenyamanan bersama serta keindahan Kota Pasuruan, lebih lanjut Yanuar meminta kepada para pengguna atau pemilik baliho dan juga reklame agar lebih berkoordinasi dengan dinas terkait yakni tentang tata cara pemasangan yang sesuai aturan.

Termasuk untuk mengetahui secara persis, mengenai titik-titik mana saja yang sekiranya di perbolehkan untuk dilakukan pemasangan dan begitupun sebaliknya.

“Berharap pengguna untuk lebih tertib lagi dalam menempatkan baliho atau reklame yang dipasang. Kalau tidak tahu silahkan berkoordinasi dengan pihak atau dinas terkait, terutama bagi yang tidak ada ijinnya dan paling tidak ada pemberitahuan”. Pungkasnya. (Ek/Ghan)

3 Views
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

error: