Ulah Oknum Dosen, Wanita Ini Hamil Hingga Punya Anak, Begini Kisahnya

  • Whatsapp

Ilustrasi. 

BANDUNG|portal-indonesia.com – Kisah perjalanan hidup Novi saat di bangku kuliah begitu memilukan. Niatnya untuk menuntut ilmu dan meraih titel sarjana di salah satu perguruan tinggi di Kota Kembang, kandas setelah dirinya hamil yang diduga hasil dari hubungan intim dengan oknum dosen berinisial OJ (41).

Bacaan Lainnya

Kisah wanita cantik berumur 28 tahun ini bermula saat dirinya masih duduk di bangku kuliah enam tahun silam, bertemu dengan oknum dosen berinisial OJ di perguruan tinggi tempatnya kuliah.

Pertemuan itu berlanjut hingga keduanya menjalin hubungan asmara. Ternyata hasil dari hubungan asmara dengan OJ, Novi hamil hingga melahirkan seorang anak yang saat ini telah memasuki umur enam tahun.

Namun dibalik kisah perjalanan asmaranya tersebut, membawa duka mendalam bagi Novi dan keluarganya.

“Selama enam tahun, bapak dari anak saya ini (OJ) tidak pernah bertanggung jawab sedikitpun. Saya bingung mencari keadilan kemana? Sedangkan anak saya butuh biaya dan akan sekolah. Namun, dia (OJ) yang katanya dosen dan berkecukupan itu kok tega tidak pernah memberikan biaya. Bahkan untuk melihat anaknya pun tidak pernah. Padahal, dia dulu berjanji akan memberi biaya anak ini,” beber Novi kepada portalindonesia.com, Senin (18/01/2021) di Kota Bandung.

Dulu, kata Novi, dia (OJ) merayu dan bahkan menjanjikan akan memindahkan kuliahnya ke universitas yang lebih baik dan bisa menempuh paska sarjana. Bahkan, dia menjanjikan akan memberikan rumah. “Tapi itu semua bohong. ia (OJ) sudah merusak masa depan saya,” tambah Novi.

Akibat ulah oknum dosen tersebut, orang tua Novi pernah melapor ke polisi dan saat itu dia berjanji akan memberikan biaya hidup untuk anaknya. Tapi nyatanya dia tidak menepati janji.

“Jadi, saya hanya menagih janjinya yang mau memberikan biaya kepada anaknya,” beber Novi sembari menangis.

Dari cerita yang disampaikan korban, awak media ini berupaya untuk meminta klarifikasi dengan mendatangi kampus tempat dimana OJ bertugas sebagai seorang dosen.

Namun oknum dosen tersebut sulit untuk di temui dengan alasan sedang tidak berada ditempat.

Kemudian, awak media ini menitipkan surat kepada pihak kampus untuk disampaikan kepada oknum dosen tersebut. Tapi setelah beberapa hari hingga kisah perjalanan hidup korban (Novi) ini dimuat, oknum dosen masih belum memberikan klarifikasi.

Tinggalkan Balasan