Para Pejabat Muspida Sleman Disuntik Vaksin Sinovac

  • Whatsapp
Bupati Sleman Sri Purnomo saat divaksin Sinovac. (Foto : Brd / Portal Indonesia)

SLEMAN|Portal-Indonesia.com – Setelah sehari sebeliumnya menjalani swab antigen dan hasilnya negatif dari paparan virus corona, para pejabat Muspida Kabupaten Sleman, Kamis (14/12/2021) divaksin sinovac di Puskemas Ngemplak Kabupaten Sleman.

Selain untuk meningkatkan kekebalan terhadap bahaya virus corana, para pejabat Muspida Sleman rela divaksin duluan, juga untuk memberi contoh kepada masyarakat Sleman agar tidak takut divaksin sinovac.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaanya, vaksin pionir bagi para pejabat Muspida dan tokoh masyarakat Sleman ini, pertama kali divaksin adalah Bupati Sleman, Sri Purnomo. Sehingga orang di Kabupaten Sleman yang pertama kali divaksin covid -19 adalah Sri Purnomo, yang kemudian disusul oleh pera pejabat Muspida Sleman dan tokoh masyarakat Sleman. Diantaranya, Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana, Kapolres Sleman Anton Firmanto, Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Bambang Marsana, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta, Kepala Kantor Kemenag Sleman Sa’ban Nuroni, Ketua Komisi A DPRD Sleman Ani Martanti serta seorang tokoh milenial sekaligus pegiat media sosial dr.Tirta Mandira Hudhi.

Usai menerima suntikan vaksin, Sri Purnomo menuturkan, bahwa dirinya tidak merasakan rasa sakit saat disuntik vaksin Covid-19. “ Usai disuntik, saya tetap biasa, tidak merasakan keganjilan apapun, dan bahkan sampai 30 menit kemudian juga tidak merasakan gatal ataupun pusing,” jelas Sri Purnomo.

Lebih lanjut, Sri Purnomo juga menyampaikan bahwa sebelum menerima suntikan vaksin, dirinya melakukan prosedur pemeriksaaan terlebih dahulu. Yaitu pemeriksaan tekanan darah dan juga melakukan swab antigen di hari sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Joko Hastaryo, M.Kes menyebutkan bahwa pemberian vaksin Covid-19 berikutnya akan diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan di Sleman. Yaitu para tenaga kesehatan maupun non kesehatan yang bekerja di lembaga kesehatan baik negeri maupun swasta serta bagi para dokter yang praktik mandiri.

Lebih lanjut, Joko Hastaryo menuturkan bahwa SDM di Kabupaten Sleman yang telah diverifikasi dan disetujui oleh Kemenkes RI untuk divaksin sinovac tahap pertama tahun 2021 ini sebanyak 12.342 orang, dengan ketersediaan vaksin Covid-19 sebanyak 12.380 dosis. Sedang tahapan selanjutnya, akan diperuntukkan bagi para petugas pelayanan publik, seperti TNI/Polri, petugas sat-Pol PP, petugas Dinas Perhubungan, petugas dinas Pemadam kebakaran dan lain sebagainya.

Sedang untuk masyarakat rentan dan masyarakat umum akan dilakukan tahap berikutnya secara bertahap. (Brd)

Tinggalkan Balasan