Tegakkan Protkes: Petugas Gabungan Kota Pasuruan Tindak 9 Pelanggar, 1 Diantaranya Diduga ASN

  • Whatsapp

Salah satu pelanggar Protkes yang diduga dari instansi Pemerintahan, saat mendapat hukuman sosial.

PASURUAN | Portal-indonesia.com – Petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, jajaran Pemerintah Kota Pasuruan dan juga para relawan diwilayah Pasuruan, Jawa Timur, gencar melakukan razia masker terhadap masyarakat khususnya para pengguna jalan pada Selasa (12/1) pagi.

Bacaan Lainnya

Dimana pada giat razia masker kali ini, para petugas dilapangan memantau sekaligus menindak para pengguna jalan baik roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang tidak menggunakan masker tepatnya yang melintas di jalur jalan Gajah Mada, Kota Pasuruan.

Dari sejumlah unsur yang ikut terlibat didalam kegiatan tersebut, diantaranya petugas dari Kodim 0819 Pasuruan, Polres Pasuruan Kota, Satpol PP, BPBD dan juga sejumlah relawan yang tergabung didalam Sekretariat Bersama Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Kota Pasuruan.

Para petugas, fokus memantau para pengguna jalan yang melintas.

“Ini merupakan salah satu kegiatan pencegahan penyebaran covid 19, yakni berupa penertiban terhadap para pengguna jalan yang tidak menjalankan protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker. Siapapun itu, karena ini berlaku untuk semua”. Kata Yanuar Afriansyah, selaku Kasat Pol PP Kota Pasuruan.

Terdapat ada 9 pengguna jalan yang mendapat hukuman sosial berupa bersih-bersih dari petugas, 1 diantaranya diduga seorang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di instansi Pemerintahan Kabupaten Pasuruan.

Hal itu diungkapkan oleh beberapa petugas yang melakukan razia masker dilapangan, dan hal itu terlihat dari jenis serta warna seragam batik yang dikenakan oleh oknum ASN yang terjaring

Selanjutnya para pelanggar yang terjaring razia, rata-rata tidak mengenakan masker dan di hukum sosial berupa bersih-bersih seperti menyapu jalan oleh petugas dilapangan.

Perlu diketahui, sejumlah relawan yang tergabung SRPB itu terdiri dari Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana (RNPB), Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Info Kriminal Lalu Lintas (IKL), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Search And Rescue (SAR), Unit Reaksi Cepat (URC) Pasuruan Raya.

Yang mana giat sosialisasi sekaligus penertiban itu sendiri dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari, untuk tahap pertama dilakukan mulai pukul 09.00 wib sampai pukul 10.00 wib pagi. Sementara tahap kedua dilakukan mulai pukul 18.00 wib hingga pukul 19.00 wib malam hari, di beberapa titik lokasi yang ada di Kota Pasuruan.

Melalui kegiatan yang dilakukan, Yanuar Afriansyah juga meminta kepada seluruh masyarakat khususnya di Kota Pasuruan supaya membiasakan diri dengan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

“Tidak bosan-bosan kita sudah melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, dan kali ini kita melakukan penertiban. Sekali lagi kami mohon kepada seluruh masyarakat, agar selalu menjalankan protokol kesehatan terlebih saat keluar rumah”. Pungkasnya.

Dengan gencarnya kegiatan razia yang dilakukannya tersebut, tentunya dalam hal ini pihak Pemerintah berharap supaya penyeberan wabah Covid 19 dapat ditekan dan juga di tanggulangi secara bersama-sama terutama di Kota Pasuruan dan secara umum di seluruh wilayah Indonesia. (Eko/Ghana)

Tinggalkan Balasan