Main Keroyok, 4 Pemuda di Sleman Ditangkap

  • Whatsapp
Empat pelaku pengeroyokan terhadap korban Reza Anggriyanto saat digelandang ke Mapolsek Minggir. (Foto : Brd / Portal Indonesia)

SLEMAN| Portal-Indonesia.com  – Gara-gara masalah sepele, seorang warga Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman Reza Anggriyanto (19) dikeroyok secara brutal oleh 4 pemuda di dekat pasar Ngijon, Kapanewon Minggir Sleman. Namun, berkat kejelian polisi, keempat pemuda tersebut berhasil ditangkap, dan kini mereka diamankan di Mapolsek Minggir.

Menurut Kapolsek Minggir AKP Made Wira Suhendra SH Jumat (8/1/2121), keempat tersangka pengreyokan terhadap korban ReZa Anggriyanto yang doitangkap oleh polisi tersebut adalah AF (21), RP (21) dan RK (21) ketiganya warga Kalurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir Sleman, serta NB (18) warga Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman.

Bacaan Lainnya

Mereka berempat ditangkap di rumah masing-masing tanpa melakukan perlawanan.

Dijelaskan, peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan korban harus dirawat di rumah sakit tersebut terjadi pada malam tahun baru lalu. Saat itu, sekitar pukul 02.WIB korban Reza Anggriyanto bersama dengan temanya bergoncengan sepeda motor melintas di jalan Gedongan – Ngapak wilayah Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman.

Sesampainya di padukuhan Klodran, melintas rombongan pelaku sebanyak 4 orang dari arah yang sama hendak menyalipnya. Karena kaget, korban menarik gas sepeda motornya, namun aksi sepontan itu oleh para tersangka dianggap membleyer knalpot motornya.

Merasa tersingggung, keempat pemuda itu mengejar korban dan setelah tertangkap, korban dihajar bersama. Bahkan, salah seorang tersangka nekat memukul korban dengan pot bunga yang diambil di lokasi kejadian.

Akibat penganiaayaan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian kepala, punggung, pelipis, dan bahu. Mengetahui korban tergeletak tak berdaya, keempat tersangka kabur meninggalkan korban. Oleh warga sekitar, korban dilarikan ke rumah sakit, yang kemudian kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Minggir.

Dari keterangan saksi dan korban serta hasil rekaman CCTV yang berada doi lokasi kejadian, polisi berhasil mengindentifikasi para pelaku. Sehingga para pelaku terus berhasil dirtangkap di rumah masing-masing.

Atas perbuatanya, keempat tersangka dijerat pasal 170 KUHP dan 351 KUHP tentang pemnganiayaan secara berasama-sama, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara. (Brd)

Tinggalkan Balasan