Pencuri Kabel Jaringan Telkom di Banyumas Dibekuk di Tegal

  • Whatsapp
AW (41), terduga pelaku pencurian jaringan kabel Telkom di Jembatan Tonjong, Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas menjalani pemeriksaan polisi. (Ist)

BANYUMAS|portal-indonesia.com – Unit Reskrim Polsek Ajibarang, Kepolisian Resor Kota Banyumas, berhasil menangkap seorang pencuri kabel jaringan telekomunikasi milik PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk di Jembatan Tonjong, Desa Ciberung RT 03 RW 06, Kecamatan Ajibarang, Banyumas.

Dijelaskan Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka SIk melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry, ST, SIk, bahwa kasus pencurian itu berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 24 jam.

Bacaan Lainnya

Berawal pada Sabtu (2/1) sekitar pukul 11.00 WIB, pihaknya mendapatkan informasi adanya laporan dari Rokhmadi, Sekuriti PT Telkom Wilayah Purwokerto yang melaporkan telah terjadi pencurian kabel milik PT. Telkom di Desa Ciberung.

Dalam hal ini, kata dia, dua kabel jaringan telekomunikasi bawah tanah (biasa disebut kabel tanah) berukuran 100 pair dan 30 pair yang ada di jembatan tersebut diketahui telah terpotong, dengan panjang 30 meteran.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas Unit Reskrim bersama Unit Intelkam Polsek Ajibarang segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat mengidentifikasi terduga pelaku pencurian kabel jaringan telekomunikasi bawah tanah itu.

Setelah dilakukan penyelidikan, kata dia, terduga pelaku berada di wilayah Tegal. Sekitar pukul 22.30 WIB, Sat Reskrim Polsek Ajibarang berhasil mengamankan pelaku, yakni Ari Wibowo (40), warga Desa Magurejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal di sebuah rumah kontrakan di Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

“Selain meringkus yang bersangkutan juga diamankan barang bukti dua gergaji besi, satu tas berisi kabel tembaga yang sudah terpotong dan potongan kulit kabel,” terang Kasat Reskrim, Minggu (3/1).

Pelaku beserta barang bukti, lanjutnya, kemudian dibawa ke Polresta Banyumas guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari pemeriksaan sementara, aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku dengan cara memotong kabel kemudian mengambil tembaga yang ada di dalamnya dengan cara mengupas kulit kabel itu,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (trs)

Tinggalkan Balasan