Begini Saat Ibu “D” Membujuk Tetangganya Agar Mau Diisolasi di Shelter Bener Yogyakarta

  • Whatsapp
Untuk sementara waktu wilayah RW 03 Pingit Kota Yogyakarta tidak menerima tamu dari luar kawasannya. (Foto : Bambang S / Portal Indonesia)

YOGYAKARTA|porta-indonesia.com –  Warga yang terkena  Covid-19 di wilayah RW 03 Pingit Kota Yogyakarta bertambah satu orang lagi, setelah hasil swab mandiri penduduk RT 08 RW 03 itu dinyatakan positif. Sehingga keseluruhan warga RW 03 Pingit yang dinyatakan positif Corona berjumlah sepuluh orang.
Ketua RW 03 Pingit, Antonius Samsulhari tengah mengupayakan salah satu warganya yang baru saja dinyatakan positif Covid-19 itu, bisa menjalani isolasi  di Shelter Rusunawa Bener, bersama OTG (orang tanpa gejala) Covid-19 lainnya. “Inginnya, Ibu ‘T’ yang baru saja dinyatakan positif Covid, mau isolasi mandiri di rumah saja. Tapi warga kanan-kirinya merasa keberatan karena khawatir terpapar Corona,” tutur Samsul kepada Portal Indonesia, Kamis (31/12/2020).
Menurut dia, perempuan tiga anak bernisial T yang baru saja dinyatakan positif Covid-19 merasa takut kalau harus menjalani isolasi di Shelter OTG Bener. “Atine kecil, sehingga maunya isolasi mandiri di rumah saja,” tambah Ketua RW 03 itu.
Mendengar khabar kalau Ibu T takut diisolasi di Shelter Rusunawa Bener. Maka,  salah satu OTG Covid tetangga T, yang lebih dulu diisolasi di Shelter Rusunawa Bener, mencoba membujuk T, untuk mau tinggal di Sherlter OTG Covid yang disediakan Pemkot Yogyakarta itu. “Mung ngeneki Bu, rasah nemen-nemen le menggalih. Bude T, dibilangi rasah panik (Cuma begini Bu. Jangan berpikir terlalu dalam. Bude T dibilang jangan panik,” pesan OTG Covid berisisial ‘D’ via grup WhatsApp-nya sembari mengunggah video suasana di Shelter OTG Bener.
Rencana, D pada 2 Januari 2021 nanti sudah diperbolehkan pulang ke rumah, setelah dua pekan menjalani isolasi di Shelter OTG Covid  Bener. Perempuan tengah baya ini menjalani isolasi di Shelter OTG Covid  Bener bersama tiga saudaranya, termasuk suami.

Sedangkan kakak Ibu T yang lebih dulu juga diisolasi di Shelter OTG Bener bersama dua anak dan  cucunya, sudah diperbolehkan pulang setelah dinyatakan sembuh. Satu lagi, anak menantu Ibu L yang positif Covid juga sudah sembuh. (bams)

Tinggalkan Balasan