Pimpin Rapat Evaluasi Akhir Tahun, Wako Lubuklinggau Harap 12 Program Prioritas Berjalan

  • Whatsapp

Suasana saat Wako H. SN Prana Putra Sohe didampingi Wakil Wako H. Sulaiman Kohar dan Sekda H. A. Rahman Sani, memimpin rapat evaluasi akhir tahun 2020 di Balai Kota Lubuklinggau, Selasa (29/12/2020). (Photo: Istimewa)


LUBUKLINGGAU|portalindonesia.com –  Sebagai upaya peningkatan kinerja, Wali Kota (Wako) Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe memimpin rapat evaluasi kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau tahun 2020 dan pelaksanaan kegiatan 2021.

Bacaan Lainnya

Wako didampingi Wakil Wako Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar dan Sekretaris Daerah H A Rahman Sani dan diikuti seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Lubuklinggau yang bertempat di Balai Kota Lubuklinggau, Selasa (29/12/2020).

Ada 12 program unggulan yang menjadi skala prioritas dibawah kepemimpinan Walikota H SN Prana Putra Sohe dan Wakil Walikota H Sulaiman Kohar (Nansuko) periode II (2018-2023). Ke-12 program tersebut antara lain Pemberdayaan Tempat Ibadah, Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan, Pencegahan Korupsi, Tunjangan Daerah Berbasis Kinerja, Layanan Kesehatan, Pendidikan Gratis 100 persen, Beasiswa S1, S2, S3, Infrastruktur Dasar, Peningkatan Objek Wisata, Layanan Berbasis Android dan Pembangunan Taman Olahraga.

Wako berharap ke-12 program prioritas tersebut harus berjalan sesuai harapan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan dampaknya.

“Untuk program pendidikan gratis, harus dipertahankan. Dan dicek kembali, jangan sampai masih ada yang seharusnya gratis, tetapi masih bayar, ” ungkap H Prana Putra Sohe.

Dia juga menekankan agar program beasiswa, masyarakat juga dipermudah dalam proses persyaratannya, jangan sampai dipersulit.

Menurut Wako, program ‘Ayo Ngelong (jalan dulu.red) ke Lubuklinggau 22-2-22’, bukan ajang jalan-jalan. Melainkan mengajak orang datang ke Kota Lubuklinggau dengan mengisi kegiatan sepanjang tahun. Dengan demikian, target mendatangkan banyak orang ke Kota Lubuklinggau agar perputaran ekonomi berjalan sesuai harapan bisa diwujudkan.

“Semakin banyak orang datang ke Lubuklinggau, tentu banyak transaksi jual-beli, jasa dan lain sebagainya terjadi di Lubuklinggau, sehingga perputaran ekonomi semakin meningkat,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan