Cegah Penyebaran Covid-19 di Malam Tahun Baru, Taman Pancasila Kota Tegal Ditutup

  • Whatsapp
Lokasi Jalan Taman Pancasila ditutupi pagar seng antisipasi kerumunan jelang malam pergantian tahun. (Foto : Cahyo Nugroho / Portal Indonesia)

TEGAL| portal-indonesia.com – Coronavirus sejak beredar di Wuhan Cina, pada Desember 2019 dan diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2) menjadi penyebab munculnya penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19). Bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun menyatakan bahwa virus Covid-19 tidak bisa hilang dalam waktu singkat dan menjadi masalah baru di seluruh dunia.

Malam pergantian tahun kerap menjadi ajang berkumpulnya masyarakat diseluruh pelosok tanah air sambil menunggu datangnya malam pergantian tahun tepat di angka menunjukan waktu pukul 00.00 Wib.

Bacaan Lainnya

Namun karena kondisi saat ini sedang dilanda penyebaran Covid 19, antisipasi langkah tepat dilakukan guna mencegah munculnya klaster baru dan terkait hal tersebut pemerintah pusat maupun daerah melakukan sinergitas dengan TNI dan POLRI serta unsur lainnya menghimbau masyarakat untuk tetap di rumah tanpa ada perayaan seperti tahun tahun sebelumnya.

Bahkan melalui akun media sosial Twitter @ Kominfo Jateng, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan dengan tegas tentang pelarangan perayaan Tahun Baru 2021. Petugas diminta untuk melakukan penindakan bila ditemukan adanya perayaan. Tujuannya untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Jateng (red-@ Kominfo Jateng. Senin (28/12/2020)

Hal yang sama juga diutarakan Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna melalui video imbauan terkait pengamanan perayaan pergantian tahun baru 2021 di Mapolda Jateng, Senin (28/12/2020) yang diposting melalui Akun Twitter Resmi Polda Jateng yakni “Polda Jateng Akan Tindak Tegas Yang Bunyikan Petasan Saat Malam Pergantian Tahun Baru 2021”

Menyoal hal tersebut Pemerintah Kota Tegal yang dipimpin Dedy – Jumadi (Wali Kota dan Wakil Walikota) dalam mengantisipasi malam pergantian tahun ini, bersama TNI – Polri dan Jajaran Pemkot Tegal tidak hanya menghimbau dan Mengedukasi masyarakat, tetapi juga melakukan penutupan Taman Pancasila yang kerap menjadi lokasi berkerumun maupun ajang swafhoto dengan pagar seng karena di khawatirkan masyarakat akan menghabiskan waktunya di area tersebut menunggu malam pergantian tahun.

Menurut Wakil Walikota Tegal, Muhammad Jumadi ST, MM saat melakukan monitoring di lokasi tersebut, Minggu (27/12/2020) menyampaikan, penutupan ini dan menyusul wilayah laiinya karena dikhawatirkan akan menjadi ajang menghabiskan malam pergantian tahun.

Untuk itu guna mencegah penyebaraan covid 19 Pemkot Tegal melakukan penutupan
“Kami tak ingin di Malam Pergantian Tahun menjadi awal peningkatan pasien terkonfirmasi, jadi lebih baik kita lakukan penutupan dan himbauan kepada masyarakat sejak saat ini” paparnya

Sejatinya masyarakat dapat memahami, bahwa masa pandemi belum berlalu dan malam pergantian tahun baru 2021 yang bertepatan dalam situasi pandemi seperti sekarang membuat masyarakat mau tak mau harus merayakan pergantian tahun di rumah saja, menghindari kerumunan, menjaga diri dan Keluarga serta lingkungan sekitar.

Sedangkan di Wilayah yang berbatasan dengan Kota Tegal, yakni Kabupaten Brebes – Kabupaten Tegal hingga berita ini diterbitkan belum terdengar adanya kabar terkait penutupan obyek wisata jelang malam pergantian tahun di tutup sementara atau tetap dibuka, dikhawatirkan jika dibiarkan masyarakat akan memilih lokasi lokasi di wilayah tersebut guna merayakan malam pergantian tahun.

Seyogyanya dalam penanganan covid 19 dapat dilakukan serentak oleh para pemimpin daerah di Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal agar masyarakat lebih mengerti dan memahami kondisi yang sedang terjadi saat ini sekaligus memutus mata rantai bersama sama. (CN)

Tinggalkan Balasan