Tersambar Petir, Remaja Warga Pasiraman Lor Banyumas Meninggal

  • Whatsapp
Ilustrasi petir

BANYUMAS| portal-indonesia.com – Nasib tragis menimpa seorang pemuda bernama Muhamad Maemun Najib (18), warga Grumbul Gombong Bolong, Desa Pasiraman Lor RT 1 RW 3, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Dia meninggal dunia setelah tersambar petir di Desa Tumiyang, Kecamatan pekuncen, Jumat (25/12/2020).

Dijelaskan Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka SIk melalui Kapolsek Pekuncen, AKP Embar Yuliono bahwa, berdasarkan keterangan sejumlah saksi-saksi, sekitar pukul 15.00 WIB, korban sedang membantu ayahnya, Fatah (48), bekerja di sawah yang berada di Tumiyang. Beberapa saat kemudian, turun hujan lebat disertai petir.

Bacaan Lainnya

Pukul 17.00 WIB, korban beranjak pulang ke rumah. Namun, nahas, baru berjalan beberapa puluh meter, tiba-tiba ada petir yang menyambar tepat di bagian dada kobran. Korban seketika langsung terjatuh terjungkal ke sawah dan mengalami luka bakar pada bagian dadanya. Ayah korban yang melihat kejadian itu langsung mendekati anaknya.

Warga sekitar lokasi kejadian yang melihat kejadian tersebut, juga berdatangan berusaha menyelamatkan korban dengan membawanya ke puskesmas. Kemudian dari pihak puskemasmas, meminta korban untuk dirujuk ke RSUD Ajibarang.

“Sesampainya di RSUD Ajibarang, ternyata korban sudah meninggal dunia,” terang Kapolsek.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka, untuk pelaksanakan pamulasaran dan pemakaman di Desa Pasiraman Lor. (trs)

Tinggalkan Balasan