Edarkan Upal di Wonosobo, Pasutri Asal Bekasi Diringkus

  • Whatsapp
Pasutri pengedar uang palsu yang diamankan Polres Wonosobo

WONOSOBO| portal-indonesia.com – Sepasang suami diringkus jajaran Polres Wonosobo lantaran mengedarkan uang palsu (upal) di kawasan wisata Dieng. Kedua tersangka, yakni Aldi Vikasso (46) dan Siti Choeriah (42), pasutri yang bertempat tinggal di Perum Griya Setu Permai 3 Blok EE4 Nomor 29, Desa Ciledug RT 12 RW 16, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Kapolres Wonosobo, AKBP Fannky Ani Sugiharto mengungkapkan, kronologis kejadian, pada hari Kamis (10/12/2020) sekitar pukul 12.00 WIB, Syairozi (39) salah satu anggotanya mendapatkan laporan informasi dari masyarakat, tentang adanya peredaran uang rupiah pecahan Rp 50.000 yang diduga palsu. Lokasi berada di wilayah Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo.

Bacaan Lainnya

“Polisi menangkap pelaku setelah kedapatan membeli mainan untuk anaknya dan bubur dengan uang palsu di kawasan wisata Dieng,” ungkap Kapolres saat konferensi pers, Kamis (24/12).

Selanjutnya, sejumlah anggotanya berupaya melakukan penyelidikan. Kemudian anggota mendapatkan informasi dari saksi, jika telah mendapatkan pecahan uang Rp 50.000 dari seorang perempuan yang telah membeli sate yang dijual oleh saksi.

Kemudian, pada hari dan tanggal yang sama, kurang lebih pukul 13.00 WIB, di Jalan Umum Dieng-Wonosobo masuk Kecamatan Garung, Wonosobo, pelapor bersama-sama dengan Petugas Kepolisian lain mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku peredaran uang palsu. Kepada anggota, kedua orang yang diduga pelaku peredaran uang palsu tersebut tak dapat mengelak dan mengakui perbuatanya.

Keduanya telah menyimpan serta mengedarkan uang palsu dan keduanya menunjukkan uang yang patut diduga palsu yang belum sempat diedarkan, antara lain 125 lembar uang pecahan Rp 50.000 yang patut diduga palsu. Uang tersebut disimpan di dalam kantong plastik warna hitam yang ada di dalam tas selempang warna cokelat.

“Tersangka mengendarai mobil Nissan Grand Livina warna Hitam Metalik. Selanjutnya kedua tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polres Wonosobo, guna proses hukum lebih lanjut. Petugas kepolisian juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti di rumah tersangka,” terang Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Sigit Ari Wibowo, Kasatreskrim AKP Muhammad Zazid dan Kasubag Humas Polres IPTU Edy Vico Bey.

Vikasso, imbuh Kapolres, merupakan residivis uang palsu di Cikarang, Kabupaten Bekasi beberapa tahun lalu.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 37 Ayat (1) atau Pasal 36 Ayat (2) atau Pasal 36 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman pidana penjara paling lama seumur hidup dan pidana denda paling banyak Rp 100 miliar. (YS)

Tinggalkan Balasan